BALIEXPRESS.ID- Layanan angkutan siswa gratis atau Trans Siswa di Kabupaten Tabanan siap kembali beroperasi secara penuh pada awal tahun ajaran baru 2026/2027.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan, I Made Murdika menyatakan bahwa seluruh proses terkait operasional kembali layanan Trans Siswa ini sudah usai.
Saat ini layanan ini masih dalam tahap lelang untuk menentukan operatornya.
“Jika tidak ada kendala, menjelang akhir Juni 2026 ini, proses lelangnya akan memasuki tahap penetapan pemenang lelang. Mudah-mudahan bisa bertepatan dengan awal tahun ajaran 2026/2027,” jelasnya.
Dilanjutkan Murdika, begitu pemenang lelang telah ditetapkan, pihaknya akan berupaya mempercepat operasional layanan angkutan siswa gratis bagi siswa SMP yang ada di Kabupaten Tabanan, mengingat anggaran untuk layanan ini sudah tersedia.
Selain proses lelang, saat ini disebutkan Murdika, pihaknya juga sedang mematangkan rencana perluasan jangkauan layanan baru (trayek baru), yakni ke sejumlah sekolah baru di wilayah Kecamatan Selemadeg dan Marga.
Evaluasi terhadap efektivitas trayek yang sudah ada maupun trayek baru pun dilakukan untuk menyiasati potensi adanya ketimpangan kepadatan penumpang pada jam-jam tertentu.
“Sejumlah trayek masih minim pengguna, sementara trayek lain justru mengalami lonjakan penumpang, terutama saat jam pulang sekolah,” lanjutnya.
Baca Juga: Viral Dugaan Pelecehan saat Pembukaan PKB 2026, Satpol PP Bali Dorong Korban Segera Lapor Petugas
Untuk memaksimalkan program ini, pemerintah juga mendorong pihak sekolah untuk lebih disiplin dalam melarang siswa membawa kendaraan pribadi ke sekolah.
Dengan begitu, program juga bisa membantu menekan angka pelanggaran atau kecelakaan lalu lintas.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Tabanan, I Dewa Putu Mahendra, mengungkapkan ada tiga peserta lelang untuk menjadi operator program ini.
Saat ini, ketiganya sedang melalui tahapan verifikasi terhadap masing-masing dokumen.
Jika dalam prosesnya ketiga operator ini tidak melakukan sanggahan, dan seluruh prosesnya tidak ada kendala, maka penetapan pemenang kontrak direncanakan akan diumumkan pada 22 Juni 2026 mendatang.
“Untuk proses Lelang, saat ini sedang tahap evaluasi, ada sebanyak tiga peserta yang masuk dalam proses Lelang. Nilai proyek sekitar Rp 9,3 miliar lebih dengan masa kontrak sampai Desember 2026,” urai Mahendra. (*)
Editor : I Made Mertawan