Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Mayat Misterius Tersangkut Bebatuan Sungai Ayung, Identitas Korban Masih Jadi Teka-teki

Putu Agus Adegrantika • Jumat, 19 Juni 2026 | 17:35 WIB
EVAKUASI : Evakuasi mayat tersangkut di bebatuan Sungai Ayung. 
EVAKUASI : Evakuasi mayat tersangkut di bebatuan Sungai Ayung. 

BALIEXPRESS. ID – Suasana tenang di kawasan Sungai Ayung, Banjar Kedewatan, Ubud, mendadak berubah menjadi geger pada Jumat (19/6) pagi. Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan tersangkut di sela-sela bebatuan sungai yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam favorit di Bali tersebut.

Penemuan jasad itu pertama kali diketahui sekitar pukul 10.10 Wita oleh seorang karyawan Hotel di wilayah Kedewatan, Ubud, saat melakukan kegiatan rutin membersihkan area bantaran sungai. Awalnya, ia mengira benda yang terlihat di antara bebatuan tersebut hanyalah akar pohon yang hanyut terbawa arus.

Namun rasa curiga membuatnya mendekat untuk memastikan. Betapa terkejutnya saksi ketika mengetahui benda yang dilihatnya ternyata sesosok tubuh manusia yang mengambang dan tersangkut di antara bebatuan Sungai Ayung.

Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara menjelaskan, setelah menemukan jasad tersebut, saksi segera melaporkan temuannya kepada Chief Security Hotel. Pihak hotel kemudian melakukan pengecekan sebelum menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Kedewatan dan meneruskan laporan ke Polsek Ubud.

“Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Ubud bersama petugas piket fungsi langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujar Kompol Wayan Putra Antara.

Baca Juga: Wayan Sukarma, Pria Sayan Rubah Halaman Belakang Rumah Menjadi Destinasi Favorit 

Lokasi penemuan yang berada di tengah aliran sungai membuat proses evakuasi tidak mudah. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Gianyar tiba sekitar pukul 11.45 Wita untuk membantu proses pengangkatan jenazah.

Petugas kemudian mengevakuasi korban melalui jalur Sungai Ayung menuju wilayah Banjar Tegal Kuning, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Badung. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa menggunakan ambulans PMI Gianyar ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki. Saat ditemukan, korban mengenakan celana pendek tanpa mengenakan baju. Kondisi tubuh sudah dalam keadaan kaku, menandakan korban telah meninggal beberapa waktu sebelum ditemukan.

Hingga kini, identitas korban masih menjadi misteri. Polisi juga belum dapat memastikan penyebab kematian pria tersebut. Dugaan sementara, korban terpeleset saat berada di sekitar bantaran Sungai Ayung dan kemudian hanyut terbawa arus sungai sebelum akhirnya tersangkut di antara bebatuan.

“Untuk penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Identitas korban juga masih dalam proses penyelidikan,” tegas Kapolsek Ubud.

Saat ini Unit Reskrim Polsek Ubud bersama Tim Identifikasi Polres Gianyar terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban. Polisi juga berkoordinasi dengan tokoh masyarakat serta menyebarluaskan informasi kepada publik. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut diminta segera menghubungi pihak kepolisian atau RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah guna membantu proses identifikasi jenazah.*

Editor : Putu Agus Adegrantika
#evakuasi #sungai ayung