BALIEXPRESS.ID - Dugaan pencurian kotak sesari kembali terjadi di Pura Dalem Segening, Jalan Gunung Semeru, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Klungkung.
Kasus tersebut kini dalam penanganan jajaran Polres Klungkung setelah dilaporkan oleh pangempon pura pada Kamis (18/6/2026).
Sebelumnya pihak pengempon pura telah mengantisipasi kemungkinan terjadinya pencurian dengan mengosongkan isi kotak sesari.
Baca Juga: Wajah Baru Jantung Kota Singaraja, Penataan Kawasan Titik Nol Kian Memikat
Langkah tersebut dilakukan setelah sempat terjadi kehilangan uang sesari sebanyak dua kali.
Malam saat Hari Raya Galungan, pangempon membuka kotak sesari untuk memindahkan uang yang ada di dalamnya yang selanjutnya diserahkan kepada bendahara pura.
Sekitar pukul 21.00, pelapor mendapat informasi dari salah seorang pangempon bahwa kotak sesari sudah tidak berada di tempat semula di area piasan pura. Kondisi malam, pencarian baru dilakukan keesokan harinya.
Baca Juga: Ngeri! Dua Pengunjung Terpental dari Jet Coaster di Pasar Rakyat Pergung Jembrana
Saat dilakukan pencarian pada Kamis pagi sekitar pukul 06.00, kotak sesari ditemukan berada di luar area pura, tepatnya di dekat tembok penyengker.
Kondisi gembok kotak sesari masih dalam keadaan terkunci. Atas kejadian tersebut, pelapor kemudian melaporkannya ke Polres Klungkung untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Baca Juga: Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi “Sell Indonesia” Dinilai Keliru
Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, membenarkan adanya laporan tersebut.
Menurutnya, petugas telah menerima laporan dan saat ini proses penyelidikan masih berlangsung.
"Benar, kami menerima laporan terkait dugaan pencurian kotak sesari di Pura Dalem Segening. Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta melakukan pendalaman di lokasi kejadian untuk mengungkap pelaku," ujar Alit Purnawibawa.
Ia menambahkan, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap tempat-tempat ibadah maupun fasilitas umum yang berpotensi menjadi sasaran tindak kejahatan.
"Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar," imbuhnya.
Hingga kini, polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan guna mengungkap motif dan mengidentifikasi pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. (*)
Editor : I Made Mertawan