Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Rajesh Bahadur Shrestha Takjub dengan PKB, Bali dan Nepal Terhubung Lewat Jejak Tradisi yang Serupa

Rika Riyanti • Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:29 WIB
Pengalaman berbeda dirasakan Rajesh Bahadur Shrestha saat kembali mengunjungi Bali
Pengalaman berbeda dirasakan Rajesh Bahadur Shrestha saat kembali mengunjungi Bali

BALIEXPRESS.ID – Pengalaman berbeda dirasakan Rajesh Bahadur Shrestha saat kembali mengunjungi Bali. Pria keturunan Newari asal Lembah Kathmandu, Nepal, yang kini tinggal di San Francisco, California, Amerika Serikat itu menilai banyak unsur budaya di Bali memiliki kemiripan dengan tradisi yang hidup di komunitasnya. Kekaguman tersebut semakin bertambah setelah ia menyaksikan langsung gelaran Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026.

Dalam wawancara pada Jumat (19/6/2026), Rajesh mengungkapkan bahwa setiap kali berada di Bali, ia merasakan suasana yang begitu akrab. Menurutnya, kesamaan tersebut terlihat pada berbagai aspek kehidupan budaya, mulai dari ritual keagamaan, seni, bahasa, hingga nilai-nilai spiritual yang masih dijaga oleh masyarakat.

"Saya berasal dari komunitas Newari, penduduk asli Lembah Kathmandu. Setiap datang ke Bali, saya merasa seperti berada di rumah sendiri karena banyak tradisi dan ritual yang memiliki kemiripan dengan budaya yang kami jalankan di Nepal," ujarnya.

Kunjungan kali ini menjadi yang kelima bagi Rajesh ke Pulau Dewata. Selain menikmati rangkaian perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan, ia juga berkesempatan mengikuti sejumlah agenda dalam Pesta Kesenian Bali tahun 2026.

Di matanya, PKB merupakan contoh nyata upaya pelestarian budaya yang dilakukan secara konsisten. Melalui perhelatan tersebut, beragam kekayaan seni dan tradisi Bali dapat ditampilkan dalam satu ruang yang terintegrasi sehingga mudah diakses dan dipahami oleh masyarakat luas.

Baca Juga: Tiga Repertoar Sarat Makna dari UNY Warnai Panggung PKB XLVIII

"Saya sangat mengapresiasi upaya para seniman, pemerintah dan masyarakat Bali dalam menjaga serta melestarikan budayanya. Melalui PKB, saya dapat melihat keberagaman budaya Bali dalam satu tempat. Ini merupakan pengalaman yang sangat berkesan dan tidak akan pernah saya lupakan," katanya.

Rajesh juga melihat adanya peluang besar untuk mempererat hubungan budaya antara Bali dan Nepal. Ia menilai kesamaan yang dimiliki kedua daerah dapat menjadi landasan bagi pengembangan kerja sama di bidang seni dan kebudayaan pada masa mendatang.

Ke depan, ia berharap dapat mengambil peran dalam memperkenalkan budaya Newari kepada masyarakat Bali melalui kegiatan pertukaran budaya yang lebih intensif.

"Saya berharap suatu saat budaya Newari dari Nepal dapat ditampilkan di Bali. Dengan begitu masyarakat Bali bisa melihat secara langsung banyaknya kemiripan antara budaya Nepal dan Bali. Saya percaya pertukaran budaya seperti ini akan mempererat persaudaraan dan memberikan energi positif bagi kita semua," ungkapnya.

Menurut Rajesh, Bali merupakan salah satu daerah yang berhasil mempertahankan warisan budaya leluhur di tengah perkembangan zaman. Karena itu, keberadaan PKB dinilainya sebagai simbol komitmen masyarakat Bali dalam menjaga identitas budaya sekaligus mewariskannya kepada generasi berikutnya. (ika)

Editor : I Putu Mardika
#pesta kesenian bali (PKB) #Rajesh Bahadur Shrestha #2023 #bali