Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Desa Bukian Payangan Wakili Gianyar dalam Lomba Kampung Bebas Narkoba

Putu Agus Adegrantika • Minggu, 21 Juni 2026 | 12:28 WIB
PAYANGAN: Desa Bukian Payangan, wakili Gianyar lomba Kampung Bebas Narkoba. 
PAYANGAN: Desa Bukian Payangan, wakili Gianyar lomba Kampung Bebas Narkoba. 

BALIEXPRESS.ID – Komitmen Desa Bukian, Kecamatan Payangan, dalam memerangi penyalahgunaan narkoba mendapat perhatian khusus dari jajaran kepolisian. Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Desa Bukian menjadi salah satu peserta yang dinilai dalam Lomba Kampung Bebas dari Narkoba (KBDN) oleh Tim Penilai Polda Bali, Jumat (19/6).

Penilaian yang berlangsung di Kantor Desa Bukian itu dihadiri Tim Juri dari Polda Bali, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gianyar beserta jajaran, Perbekel Desa Bukian, Kasat Resnarkoba Polres Gianyar IPTU I Nyoman Agus Putra Ardiana, S.H., M.H., personel Satresnarkoba Polres Gianyar, masyarakat setempat, hingga mahasiswa KKN Universitas Udayana.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunjukkan berbagai upaya yang telah dilakukan masyarakat Desa Bukian dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Dalam arahannya, Tim Penilai Polda Bali menegaskan bahwa penilaian Kampung Bebas dari Narkoba tidak hanya berorientasi pada kelengkapan administrasi. Lebih dari itu, program ini menitikberatkan pada kemampuan desa membangun sistem pencegahan yang kuat dan berkelanjutan melalui keterlibatan aktif masyarakat.

Baca Juga: Seratus Kali Latihan untuk Satu Panggung, Batuan Persembahkan Maréka Marakata di PKB

Menurut tim penilai, keberhasilan sebuah kampung bebas narkoba ditentukan oleh tingkat kesadaran dan ketahanan masyarakat dalam menolak segala bentuk penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungannya.

Kasat Resnarkoba Polres Gianyar IPTU I Nyoman Agus Putra Ardiana mengatakan, partisipasi Desa Bukian dalam lomba tersebut merupakan bukti nyata sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, BNN, tokoh masyarakat, dan seluruh warga dalam perang melawan narkoba.

“Keikutsertaan Desa Bukian dalam lomba ini menjadi wujud komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Ini bukan hanya tentang lomba, tetapi bagaimana membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba,” ujarnya.

Setelah sesi pemaparan program, tim juri melanjutkan kegiatan dengan melakukan verifikasi lapangan. Sejumlah fasilitas pendukung yang menjadi bagian dari Program Kampung Bebas dari Narkoba turut diperiksa secara langsung.

Di antaranya adalah Pusat Informasi Anti Narkoba yang menjadi sarana edukasi bagi masyarakat serta ruang pelayanan masyarakat yang telah terintegrasi dengan kegiatan penyuluhan, pencegahan, dan sosialisasi bahaya narkoba.

Keberadaan fasilitas tersebut dinilai sebagai salah satu bentuk keseriusan Desa Bukian dalam membangun sistem deteksi dini dan meningkatkan literasi masyarakat mengenai ancaman narkotika yang dapat merusak masa depan generasi bangsa.

Melalui penilaian ini, Desa Bukian diharapkan mampu menjadi desa percontohan dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap bahaya narkoba. Selain itu, program Kampung Bebas dari Narkoba juga diharapkan semakin memperkuat budaya hidup sehat, produktif, dan berdaya saing, sejalan dengan cita-cita mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba. *

Editor : Putu Agus Adegrantika
#bukian payangan #polres gianyar #bersih narkoba