Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pengunjung PKB XLVIII 2026 Membludak, Jumlah Kunjungan Tembus Ratusan Ribu Orang

Rika Riyanti • Selasa, 23 Juni 2026 | 12:10 WIB
Pengunjung PKB XLVIII 2026 Membludak
Pengunjung PKB XLVIII 2026 Membludak

 

BALIEXPRESS.ID– Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Sejak dibuka pada 13 Juni lalu, jumlah pengunjung yang datang ke kawasan Taman Budaya Bali (Art Centre) Denpasar terus mengalami peningkatan hingga mencapai ratusan ribu orang dalam sehari pada akhir pekan.

 

PKB tahun ini mengangkat tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha” dan berlangsung selama satu bulan penuh hingga 11 Juli 2026. Ribuan agenda seni dan budaya ditampilkan dengan melibatkan lebih dari 20 ribu seniman dari berbagai sekaa, sanggar, dan komunitas budaya yang berasal dari seluruh kabupaten/kota di Bali.

 

Data panitia yang dihimpun melalui empat akses masuk kawasan Art Centre menunjukkan tingginya minat masyarakat sudah terlihat sejak hari pertama pelaksanaan. Pawai Peed Aya pada Sabtu (13/6) berhasil menarik sekitar 23 ribu pengunjung. Pada malam pembukaan yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra, jumlah penonton tercatat mencapai 8.017 orang.

 

Memasuki pekan pertama penyelenggaraan, angka kunjungan terus bergerak naik. Pada 18 Juni jumlah pengunjung mencapai 105.737 orang, kemudian meningkat menjadi 110.968 orang pada 19 Juni. Puncak kunjungan terjadi pada Sabtu (20/6) dengan total 120.240 orang memasuki kawasan PKB.

 

Kepadatan pengunjung masih terlihat pada Minggu (21/6) dengan jumlah kunjungan mencapai 80.877 orang. Aktivitas pada sore hingga malam hari menjadi waktu yang paling ramai, seiring berlangsungnya berbagai pertunjukan seni, parade budaya, lomba, pameran, hingga aktivitas pelaku UMKM yang tersebar di berbagai titik kawasan Art Centre.

 

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana, menilai tingginya jumlah kunjungan tersebut membuktikan bahwa PKB masih menjadi salah satu agenda budaya yang paling diminati masyarakat maupun wisatawan.

 

Menurutnya, keterlibatan seniman dari berbagai generasi, mulai dari anak-anak, generasi muda hingga para maestro seni Bali, menjadi daya tarik tersendiri yang mampu menghadirkan pengalaman budaya yang lengkap bagi pengunjung.

 

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa PKB masih menjadi ruang ekspresi budaya yang dicintai masyarakat sekaligus sarana edukasi dan pelestarian seni budaya Bali,” katanya, Selasa (23/6).

 

Melihat tingginya jumlah pengunjung, panitia penyelenggara melakukan evaluasi dan memutuskan untuk memperkuat pengamanan di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi kepadatan. Area pintu masuk, jalur VIP, kantong parkir, hingga lokasi-lokasi dengan mobilitas tinggi menjadi fokus pengawasan.

 

Alit Suryana menjelaskan, selama pelaksanaan PKB sekitar 200 personel pengamanan disiagakan setiap hari. Mereka bekerja dalam dua shift yang masing-masing melibatkan 100 petugas gabungan dari unsur pecalang, Satpol PP, kepolisian, serta Dinas Perhubungan.

 

Meski demikian, peningkatan jumlah pengunjung membuat kebutuhan pengamanan juga bertambah. Karena itu, pihaknya memandang perlu adanya dukungan tambahan personel dari Satpol PP maupun unsur terkait lainnya agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib dan aman.

 

Sementara itu, Kasatpol PP Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi yang juga bertindak sebagai Koordinator Keamanan PKB mengatakan personel keamanan telah ditempatkan di sejumlah posko dan akses masuk kawasan Taman Budaya Bali.

 

“Petugas keamanan standby di posko-posko pintu masuk areal Taman Budaya, baik di lokasi acara maupun di pintu masuk sebelah barat pasar malam Banjar Kedaton. Khusus di pintu masuk pasar malam Banjar Kedaton, petugas kami melakukan penyisiran terkait larangan membawa makanan dari luar serta tas plastik sekali pakai ke dalam areal Taman Budaya,” jelasnya.

 

Pengawasan serupa juga diperketat di akses masuk melalui Pintu Utara ISI Bali. Selain menjaga ketertiban, langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kebijakan pengurangan sampah plastik selama pelaksanaan PKB.

 

“Ini kami tegaskan kepada para pengunjung sekaligus untuk membangun disiplin masyarakat agar sadar pentingnya bersama-sama mengurangi sampah di areal Taman Budaya. Dengan demikian, kawasan ini tetap nyaman sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai atraksi budaya,” katanya.

 

Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung pada akhir pekan, Satpol PP Provinsi Bali menambah personel pengamanan pada Jumat dan Sabtu malam. Sebanyak 10 personel tambahan diterjunkan guna membantu mengurai kepadatan dan mencegah gangguan ketertiban di sejumlah titik.

 

“Khusus pada Jumat dan Sabtu malam, kami sudah menyiapkan tambahan 10 personel Satpol PP untuk memperkuat pengamanan dan mengantisipasi terjadinya penumpukan pengunjung di sejumlah titik,” terangnya.

 

Rai Dharmadi berharap penguatan pengamanan tersebut mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menikmati seluruh rangkaian kegiatan PKB. Ia juga mengimbau pengunjung untuk tetap waspada serta segera melapor kepada petugas apabila membutuhkan bantuan atau menemukan hal-hal yang mencurigakan.

 

Tingginya angka kunjungan yang terus bertambah dari hari ke hari menjadi indikator kuat bahwa PKB tetap menjadi etalase seni budaya Bali yang memiliki daya tarik besar. Ajang ini sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu agenda budaya tahunan paling dinanti oleh masyarakat Bali maupun wisatawan.(ika)

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#pengunjung #pkb