BALIEXPRESS. ID– Komitmen pelestarian seni dan budaya di Desa Sayan, Kecamatan Ubud, kembali mendapat dukungan dari para seniman lokal. Sebuah lukisan bertema Pura Besakih karya seniman Ketut Polih, asal Banjar Penestanan Kaja, Desa Sayan, diserahkan secara cuma-cuma kepada Pemerintah Desa Sayan sebagai bentuk dedikasi dalam menjaga warisan seni budaya Bali. Upaya pelestarian seni dan budaya memang terus menjadi perhatian di Gianyar sebagai pusat kebudayaan Bali.
Penyerahan karya seni tersebut disambut positif oleh Pj Perbekel Desa Sayan, Jro Mangku Ketut Gde Ksumawijaya. Ia menjelaskan bahwa lukisan tersebut merupakan hibah murni dari Ketut Polih tanpa imbalan apa pun. Menurutnya, pemberian itu menjadi bentuk kepedulian seniman terhadap upaya menjaga dan mengembangkan seni budaya di Desa Sayan.
“Lukisan ini diberikan secara cuma-cuma oleh Bapak Ketut Polih untuk Desa Sayan. Tujuannya sebagai bagian dari pelestarian seni budaya dan agar masyarakat dapat terus menikmati serta menghargai karya seni yang memiliki nilai budaya tinggi,” ujarnya, Selasa (23/6).
Baca Juga: Pengunjung PKB XLVIII 2026 Membludak, Jumlah Kunjungan Tembus Ratusan Ribu Orang
Lukisan yang dihibahkan mengangkat tema Pura Besakih, pura terbesar dan paling sakral bagi umat Hindu di Bali. Melalui tema tersebut, seniman berupaya menghadirkan nilai spiritual sekaligus keagungan warisan budaya Bali yang telah menjadi simbol pemersatu umat Hindu di Pulau Dewata.
Karya tersebut memiliki ukuran cukup besar, sehingga mampu menampilkan detail visual yang kuat. Dengan dimensi yang mencolok, lukisan ini diharapkan menjadi salah satu koleksi seni yang dapat memperindah ruang publik sekaligus menjadi media edukasi budaya bagi masyarakat maupun generasi muda.
"Dari sisi artistik, lukisan ini mengusung corak modern style yang memadukan unsur tradisional dengan sentuhan kekinian. Pilihan gaya tersebut membuat visual Pura Besakih tampil lebih segar tanpa meninggalkan nilai filosofis yang terkandung di dalamnya, " imbuhnya.
Keunikan lainnya terlihat pada penggunaan warna akrilik remban yang memberikan karakter tersendiri pada karya tersebut. Perpaduan warna yang dinamis menghadirkan kesan hidup dan ekspresif, sekaligus memperkuat pesan bahwa seni tradisional Bali mampu berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan identitas budayanya. Dengan adanya hibah ini, Desa Sayan semakin memperkaya aset seni budaya yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang. *