BALIEXPRESS.ID – Semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Gianyar diwarnai dengan penyelenggaraan Lomba Penjor yang digelar Polres Gianyar di Lapangan Tri Brata, Selasa (30/6). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi kreativitas, tetapi juga menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga dan melestarikan budaya Bali di tengah masyarakat.
Lomba tersebut diikuti oleh perwakilan dari seluruh Bagian, Satuan, Seksi, hingga Polsek jajaran Polres Gianyar. Antusiasme peserta terlihat dari kreativitas dan keindahan penjor yang ditampilkan, sementara Wakapolres Gianyar bersama para Kapolsek turut hadir memberikan dukungan langsung kepada para peserta.
Proses penilaian dilakukan secara ketat oleh dewan juri dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari estetika, filosofi, hingga kesesuaian unsur budaya yang ditampilkan. Persaingan berlangsung cukup ketat mengingat setiap peserta berupaya menampilkan karya terbaik yang mencerminkan nilai-nilai tradisi Bali.
Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa lomba penjor bukan sekadar bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara, melainkan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap pelestarian budaya lokal. Menurutnya, penjor memiliki makna filosofis sebagai simbol rasa syukur dan kesejahteraan yang sejalan dengan semangat pengabdian Polri kepada masyarakat.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Denpasar Gandeng Dirreskrimsus Polda Bali Tindak Perusahaan Tak Patuh
"Melalui lomba penjor dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri, khususnya Polres Gianyar, hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut ngajegang budaya Bali. Penjor adalah simbol rasa syukur dan pengayubagya kita, sejalan dengan semangat Bhayangkara untuk selalu mengabdi kepada masyarakat," ujar AKBP Chandra C. Kesuma.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat kebersamaan dan soliditas antarpersonel di lingkungan Polres Gianyar. Melalui kegiatan ini, Polres Gianyar berharap semangat melestarikan budaya Bali terus tumbuh di kalangan personel sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan budaya. (ade)
Editor : Putu Agus Adegrantika