BALIEXPRESS.ID-Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bali (PNB) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Penatih Dangin Puri, Kota Denpasar, sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Sabtu, 20 Juni 2026. Kegiatan ini melibatkan ibu-ibu Tim Penggerak PKK dan Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Desa Penatih Dangin Puri dalam pelatihan pembuatan dua produk kuliner berbasis kearifan lokal, yaitu Bubur Moreng dan Minuman Bali Herbal Sunset.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah pangan lokal menjadi produk yang bernilai tambah, sehat, dan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk unggulan desa. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis dalam proses pengolahan makanan dan minuman, tetapi juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kualitas produk, kebersihan, penyajian, serta peluang pemasaran sebagai bagian dari pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Pelatihan diawali dengan sambutan dari perwakilan Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bali dan Perbekel Desa Penatih Dangin Puri yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dalam sambutannya disampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus mendukung pelestarian kuliner tradisional Bali.
Selanjutnya, tim dosen memberikan pemaparan mengenai nilai gizi, manfaat, dan potensi pengembangan Bubur Moreng sebagai salah satu olahan pangan lokal yang dapat dijadikan alternatif menu sehat. Pelatihan kedua yaitu pembuatan Minuman Bali Herbal Sunset, minuman herbal berbahan dasar rempah-rempah lokal yang dipadukan dengan cita rasa segar dan tampilan yang menarik. Melalui inovasi penyajian yang modern tanpa menghilangkan cita rasa khas Bali, diharapkan produk ini mampu meningkatkan nilai jual sekaligus memperkenalkan kekayaan rempah Nusantara.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan praktik, aktif berdiskusi, serta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai teknik pengolahan, variasi resep, hingga strategi pengemasan produk. Melalui kegiatan pengabdian ini, Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bali berharap ilm pengetahuan dan keterampilan yang diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Penatih Dangin Puri. Selain mendukung pelestarian kuliner tradisional Bali, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong terciptanya produk pangan lokal yang inovatif, sehat, dan memiliki daya saing, sehingga dapat menjadi bagian dari pengembangan pariwisata berbasis masyarakat (community-based tourism) serta memperkuat ekonomi lokal.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bali dalam menjalankan perannya sebagai institusi pendidikan vokasi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga aktif memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui program-program pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi daerah. Diharapkan sinergi yang telah terjalin antara Politeknik Negeri Bali dengan Desa Penatih Dangin Puri dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan kolaboratif yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Editor : Wiwin Meliana