Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Hasil Lab Keluar, Anjing yang Gigit Tiga Warga di Bangli Positif Rabies

I Made Mertawan • Kamis, 16 Juli 2026 | 07:08 WIB
Ilustrasi gigitan anjing rabies. (Jawapos)
Ilustrasi gigitan anjing rabies. (Jawapos)

BALIEXPRESS.ID- Anjing yang menggigit tiga orang, termasuk seorang wisatawan asal Tiongkok di Kabupaten Bangli dipastikan positif rabies.

Kepastian itu diperoleh setelah hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel anjing keluar.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP) Bangli, I Wayan Sarma, mengatakan pihaknya langsung bergerak begitu menerima hasil tersebut. Penanganan dilakukan sesuai prosedur operasional standar (SOP).

Baca Juga: Sopir Mengantuk, Terios Masuk Jalur Berlawanan lalu Hantam Trailer di Pekutatan

"Selain edukasi, kami lakukan vaksinasi emergency dan eliminasi selektif tertarget," ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Sarma menjelaskan, eliminasi selektif menyasar anjing yang diduga sempat melakukan kontak dengan anjing positif rabies.

Selain itu, vaksinasi darurat juga dilaksanakan di Lingkungan Sedit, Kelurahan Bebalang untuk mencegah penyebaran virus.

Baca Juga: Truk Muat Jagung Gagal Menanjak di Tembuku Bangli, Ngatrek Tabrak Motor Supra

Sebelumnya, Kepala Lingkungan Sedit I Made Sujana Arta mengaku sudah mencurigai anjing tersebut terinfeksi rabies sejak Senin (13/7/2026) pagi.

Saat itu ia menerima laporan anjing tersebut terlibat perkelahian dengan beberapa anjing lain. Ia bersama warga sempat melakukan pencarian, namun tidak berhasil menemukannya.

Baca Juga: Tragis di Kintamani, Bocah 6 Tahun Meninggal Tenggelam di Kolam Glamping

Pada sore harinya, kecurigaan itu terbukti setelah anjing tersebut menggigit tiga orang di lokasi berbeda.

Korbannya yakni Ni Luh Pitriani, 43, yang merupakan istri Sujana Arta, Ni Ketut Suciasih,54, dan seorang wisatawan perempuan asal Tiongkok Li Qiujun. Seluruh korban telah mendapatkan vaksin antirabies (VAR). 

Setelah menggigit Pitriani di depan warungnya di LC Uma Aya, Lingkungan Sedit, anjing tersebut sempat diburu oleh warga sekitar, namun gagal ditangkap.

Anjing baru berhasil ditangkap warga lainnya di wilayah Kelurahan Kawan setelah sebelumnya menambah korban, yakni Suciasih digigit di rumahnya dekat Rutan Bangli dan Li Qiujun digigit di Jalan Brigjen Ngurah Rai seberang RSUD Bangli. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
turis tiongkok rabies bangli