BALIEXPRESS.ID – Program promosi produk pangan dan pertanian Amerika Serikat bertajuk USA Fair 2026 resmi digelar di Bali.
Kegiatan yang berlangsung selama satu bulan ini menjadi kali pertama diselenggarakan di Pulau Dewata sebagai upaya memperkenalkan kualitas dan keberagaman produk pangan asal Amerika Serikat kepada masyarakat sekaligus wisatawan.
Program tersebut merupakan kolaborasi antara Pepito Market dan Gourmet Market bersama U.S. Department of Agriculture (USDA) melalui Foreign Agricultural Service (FAS) Jakarta serta U.S. Embassy.
Pembukaan USA Fair 2026 digelar di Gourmet Market Echo Beach, Canggu.
Baca Juga: IKA UNAIR Bali Diminta Ambil Peran Nyata dalam Mendukung Program Strategis Daerah
Mengusung tema "Rasa Amerika", penyelenggara menghadirkan beragam produk pangan premium asal Amerika Serikat, penawaran khusus, hingga aktivitas kuliner yang memberikan pengalaman mengenal cita rasa khas Negeri Paman Sam.
Perwakilan Management Pepito Bali, Jeffry Hindarta menjelaskan, penyelenggaraan USA Fair dilatarbelakangi keinginan untuk ikut merayakan Independence Day Amerika Serikat sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat.
"Ini salah satu bentuk nyata bahwa kami peduli dengan komunitas, peduli dengan hadirnya pelanggan-pelanggan internasional. Dalam hal ini kita tahu bahwa Amerika bulan ini mengadakan hari kemerdekaannya, Independence Day mereka di tanggal 4 Juli. Di saat itu berbarengan juga mereka ada USA Fair yang mereka lakukan di seluruh Indonesia. Nah, kita diskusi dengan Embassy US bahwa kita juga mau terlibat di dalamnya, kita juga mau celebrate together. Jadi, itu latar belakang kita juga mengadakan event ini untuk mengajak semua teman-teman, baik itu lokal, baik itu dari internasional, terutama dari US itu bisa menikmati event ini bersama-sama," ujarnya, Rabu (15/7).
Ia mengatakan, konsep utama USA Fair tidak hanya menghadirkan produk impor, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih dekat bagi warga negara Amerika yang berada di Bali sekaligus mengenalkan produk-produk Amerika kepada masyarakat lokal.
Baca Juga: Peringati HUT ke-56 Astra, Astra Motor Bali Gelar Donor Darah Serentak
"Konsep utama kenapa USA Fair ini kita adakan juga supaya yang pertama untuk memberikan rasa kecintaan mereka yang jauh-jauh datang dari Amerika untuk bisa menikmati produk-produk Amerika di sini. Ada beberapa orang yang memberikan feedback baik, positif bahwa mereka bisa mendapatkan snack-snack import dari Amerika, bisa mendapatkan buah-buah exotic fruit yang kita import dari negaranya. Jadi, membuat mereka merasa seperti rumah kedua untuk mereka di Indonesia," katanya.
"Yang kedua juga kita ingin membangkitkan rasa Amerika, slogan yang mereka baru rilis Februari kemarin ini untuk memberikan sebuah rasa baru kepada orang lokal untuk bisa mengenalkan produk-produk Amerika, terutama untuk masyarakat lokal," lanjutnya.
Pemilihan Gourmet Market Echo Beach sebagai lokasi pembukaan juga bukan tanpa alasan.
Kawasan Canggu dinilai menjadi salah satu pusat aktivitas komunitas internasional yang tinggal maupun berwisata di Bali.
"Gourmet Market Echo Beach dipilih karena memang kita jadikan ini sebagai hub, sebagai tempat penghubung di mana komunitas-komunitas kecil banyak yang juga menggunakan Canggu sebagai tempat kumpul mereka, tempat di mana mereka bisa bersatu dengan banyaknya ekspatriat yang tinggal di area Canggu," jelasnya.
Menurutnya, gerai tersebut juga dikembangkan sebagai tempat berkumpul yang menyediakan berbagai produk impor, makanan, bakery, hingga fasilitas mini bar.
Baca Juga: Mau Healing, Ngonten, hingga Konseran, Indosat 5G Hadir di Bali dan Nusa Tenggara
Meski mengangkat tema Amerika Serikat, sasaran penyelenggaraan USA Fair tidak hanya wisatawan asal Amerika.
"Target utama kita tentunya wisatawan, semua wisatawan, baik itu domestik ataupun internasional. Kita juga mengukur bahwa wisatawan internasional yang datang jumlahnya cukup banyak, baik itu dari negara Eropa ataupun negara-negara Asia lainnya. Target kita tentunya membawa wisatawan-wisatawan ini untuk bisa bersama-sama menikmati makanan-makanan yang mereka cintai dari negara masing-masing," ungkapnya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan tahun ini menjadi langkah awal kerja sama yang diharapkan dapat terus berlanjut.
"Ini yang pertama dan kita juga diskusi dengan US Embassy yang ada di Jakarta dan Surabaya. Tentunya ini bukan event yang pertama dan terakhir. Kita harapkan juga banyak event-event lain yang akan memeriahkan hubungan internasional dari Indonesia dan Amerika itu sendiri. Melalui Pepito hadir di sini menjadi penghubung untuk bisa menyelenggarakan event-event bersama. Itu yang tadi kita komitmen bersama US Embassy dari Jakarta dan Surabaya," katanya.
Baca Juga: Efek Kebijakan Baru! Volume Sampah di TPA Mandung Tabanan Diklaim Turun Drastis 90 Persen
Di sisi lain, pihaknya mengakui masih terdapat tantangan dalam menghadirkan produk-produk Amerika Serikat, terutama akibat fluktuasi nilai tukar rupiah.
Namun hal tersebut tidak mengurangi upaya untuk memperluas pilihan produk impor.
"Beberapa tantangan memang kita akui bahwa produk-produk Amerika saat ini cukup ada kendala untuk bisa kita dapatkan terkait dengan kurs rupiah yang memang agak fluktuatif belakangan ini. Tetapi itu tidak membuat kita berhenti untuk terus berusaha bagaimana untuk bisa mendapatkan barang-barang, terutama snack-snack import, buah-buah import dari Amerika khususnya," ujarnya.
Selama penyelenggaraan USA Fair, pengunjung dapat menemukan beragam produk unggulan asal Amerika Serikat, di antaranya U.S Beef, U.S Pork, Johnsonville Sausage, popcorn JOLLY TIME, ACT II dan POPFULLY, California Cheese, California Raisins, Mariani Raisins, Apel Washington dengan varitas Red Del, Granny Smith dan varitas terbaru Hunnyz, Plum Watermelon Lollipop USA, Triple Three Ham & Bacon, hingga berbagai produk lainnya.
Selain menghadirkan promosi produk, acara pembukaan juga diisi demonstrasi memasak oleh Runner Up MasterChef Indonesia Season 12, Chef Putu Hovit, yang mengolah daging premium asal Amerika Serikat menjadi berbagai hidangan.
"Untuk acara ini kita tampilkan juga beberapa daging pilihan import premium dari Amerika. Hari ini kita ada cooking demo yang menampilkan pilihan-pilihan daging premium yang kita masak jadi steak yang lezat. Di situ kita juga memperlihatkan bahwa daging Amerika mempunyai salah satu kelebihan dan rasanya yang konsisten," tutupnya.(***)
Editor : Rika Riyanti