Sepanduk Permintaan Maaf Jalan Rusak Bermunculan, Pemkab Gianyar Mulai Perbaikan 36 Ruas Jalan

Putu Agus Adegrantika • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 18:37 WIB
KONTRAK : Penandatanganan kontrak perjanjian perbaikan jalan 2026 di seluruh jalan Kabupaten Gianyar.
KONTRAK : Penandatanganan kontrak perjanjian perbaikan jalan 2026 di seluruh jalan Kabupaten Gianyar.

BALIEXPRESS. ID– Pengguna jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Gianyar kini mulai menemukan sepanduk menyampaikan mohon maaf perjalanan terganggu karena jalan rusak dan akan diperbaiki segera yang terpasang di beberapa titik. Pemasangan sepanduk tersebut menjadi penanda dimulainya program perbaikan jalan yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Gianyar.

 

Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan Kick Off Kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 yang digelar di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). Kegiatan ini menjadi awal dimulainya pelaksanaan peningkatan dan perbaikan infrastruktur jalan di berbagai wilayah Kabupaten Gianyar.

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar, Ir. I Dewa Gede Putra Hartawan K., ST., MT., mengatakan pada Tahun Anggaran 2026 pemerintah daerah melaksanakan 36 paket pekerjaan penanganan jalan sebagai bagian dari percepatan peningkatan kualitas jalan kabupaten.

 

Berdasarkan data tahun 2026, tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Gianyar telah mencapai sekitar 80,66 persen. Melalui pelaksanaan seluruh paket pekerjaan tersebut, angka itu ditargetkan meningkat secara signifikan. Dari total 36 paket, sebanyak 5 paket telah selesai dikerjakan, 10 paket sedang berlangsung, dan sisanya akan segera dimulai.

 

Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Tahun 2026, Pemkab Gianyar mengalokasikan anggaran sekitar Rp189,875 miliar untuk menangani 36 paket pekerjaan yang tersebar di berbagai kecamatan.

 

"Ini bukti keseriusan pemerintah daerah membangun infrastruktur. Kami memasang target dalam tiga tahun seluruh jalan kabupaten dapat dituntaskan," tegas Mahayastra.

Baca Juga: Bupati dan Wabup Badung Tinjau Proyek Jalan Lingkar Barat, Percepat Penanganan Kemacetan

Ia menjelaskan, pada tahun 2025 Pemkab Gianyar telah mengerjakan 55 paket pekerjaan jalan dengan total anggaran mencapai Rp191,51 miliar. Program tersebut kemudian dilanjutkan pada tahun 2026 dengan tambahan 36 paket pekerjaan, sehingga pada akhir tahun tingkat kemantapan jalan ditargetkan mencapai sekitar 85 persen.

 

Menurut Mahayastra, pelaksanaan kick off menandai bahwa seluruh proses pengadaan telah rampung sehingga pekerjaan fisik dapat segera berjalan sesuai jadwal. Setelah penanganan jalan kabupaten sebagian besar selesai, pada tahun 2027 pemerintah akan memfokuskan pembangunan pada jalan-jalan lingkungan.

 

"Astungkara, saat saya selesai menjabat sebagai Bupati, tidak ada lagi jalan kabupaten yang rusak," ujarnya.

 

Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar membangun fisik, tetapi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kelancaran mobilitas, peningkatan aktivitas ekonomi, serta kesejahteraan warga Gianyar.

 

Dengan mulai dipasangnya sepanduk pemberitahuan di sejumlah ruas jalan, masyarakat diimbau memahami adanya potensi gangguan lalu lintas selama proses pekerjaan berlangsung. Pemerintah Kabupaten Gianyar berharap dukungan masyarakat agar seluruh proyek perbaikan jalan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga kualitas infrastruktur jalan di Gianyar semakin baik dalam beberapa tahun ke depan. *

Editor : Putu Agus Adegrantika
Sumber : humas pemkab gianyar
tandatangan kontrak perbaikan jalan pemkab gianyar