Buntut Ledakan Balon Gas Lukai 11 Orang di Klungkung, Bupati Larang Penggunaannya di Acara

I Wayan Adi Prabawa • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 07:36 WIB
Balon gas(pixabay.com)
Balon gas(pixabay.com)

BALIEXPRESS.ID - Insiden ledakan balon gas yang terjadi saat peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Klungkung, Minggu (19/7/2026), mendapat perhatian serius dari Bupati Klungkung, I Made Satria.

Selain memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis terbaik, bupati juga menegaskan pelarangan penggunaan balon gas dalam setiap kegiatan seremonial di Kabupaten Klungkung.

Usai kejadian, Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Ny. Eva Satria dan Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra langsung menjenguk para korban di RSUD Klungkung.

Baca Juga: Pemuda 19 Tahun Tiga Kali Bobol Vila di Buleleng, Gasak Uang Puluhan Juta

"Kami hadir langsung untuk memastikan anak-anak dan warga yang menjadi korban mendapatkan penanganan medis yang paling maksimal dan terbaik dari tim dokter RSUD Klungkung. Seluruh upaya kami kerahkan agar para korban segera pulih," ujar Satria.

Bupati menegaskan peristiwa tersebut harus menjadi pelajaran bagi seluruh pihak. Menurutnya, penggunaan balon gas dalam kegiatan seremonial memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan masyarakat.

"Ke depan saya tegaskan, di setiap event di Kabupaten Klungkung tidak ada lagi yang menggunakan balon gas. Balon gas sangat riskan dan membahayakan keselamatan publik. Lebih baik menggunakan alternatif lain yang lebih aman dan ramah lingkungan," tegasnya.

Baca Juga: Pencuri Tas di SPBU Lolos Sidang, Kejari Jembrana Terapkan Restorative Justice

Sementara itu, Humas RSUD Klungkung I Gusti Widiasa mengungkapkan, data terbaru menunjukkan masih ada tiga pasien yang dirawat akibat terkena ledakan balon gas tersebut.

Mereka mengalami luka bakar pada bagian wajah dan tubuh, sehingga harus mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: PPPK di Tabanan Terseret Kasus Sabu, Polisi Sita Nyaris 300 Gram Barang Bukti

Dari tiga pasien tersebut, dua merupakan orang dewasa dan satu lainnya merupakan anak berusia enam tahun.

"Kemungkinan prediksi karena dokter bedah plastik belum mengambil tindakan, kemungkinan satu minggu paling lama akan dirawat," ujarnya.

Sebelumnya, RSUD Klungkung sempat menangani 11 pasien yang mengalami ledakan balon gas yang terjadi di kawasan Alun-Alun Ida I Dewa Agung Jambe, Minggu (19/7/2026). Sebagian besar dari korban tersebut telah dipulangkan. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
balon gas meledak I Made Satria klungkung