BALIEXPRESS. ID– Semangat menjaga kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan di Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Politeknik Negeri Bali bersama Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Gianyar menggelar kegiatan pelepasan bibit ikan nila di aliran sungai Desa Pejeng, Selasa (21/7).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 Wita itu mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Gianyar, Bendesa Jero Kuta Pejeng, Bendesa Adat Panglan, Kelian Dinas Panglan, Bhabinkamtibmas Desa Pejeng AIPTU Ida Bagus Putu Darma Putra, Babinsa Desa Pejeng SERKA I Wayan Riasa, serta mahasiswa KKN Politeknik Negeri Bali.
Pelepasan bibit ikan nila ini menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus meningkatkan populasi ikan di sungai. Program tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kualitas lingkungan dan kelestarian sumber daya alam yang dimiliki desa.
Selain menjadi kegiatan konservasi, momen ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dan generasi muda mengenai pentingnya menjaga sungai dari pencemaran. Sungai yang bersih dan sehat dinilai memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan masyarakat serta keberlanjutan ekosistem di wilayah pedesaan.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Pejeng turut menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Warga diajak untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah ke sungai, serta terus menjaga suasana yang aman dan harmonis di tengah kehidupan bermasyarakat.
Kapolsek Tampaksiring AKP Anak Agung Alit Sudarma menegaskan bahwa Polri mendukung penuh berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk kegiatan pelestarian lingkungan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Polri dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan sungai, memelihara ekosistem, serta tetap menjaga situasi kamtibmas agar aman dan kondusif,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Langkah-langkah sederhana seperti menjaga kebersihan sungai dan melestarikan habitat ikan dinilai mampu memberikan dampak besar bagi lingkungan di masa depan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh adat, masyarakat, serta kalangan akademisi diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan wilayah Tampaksiring yang hijau, lestari, dan kondusif. *
Sumber : humas polres gianyar