Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Pembunuhan Pak Man Colik: Ditikam dari Belakang saat Ambil Hp

I Wayan Adi Prabawa • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 07:20 WIB
Tersangka saat berada di Sungai Bubuh ketika melangsungkan proses rekontruksi, Selasa (21/7/2026). (Adi Prabawa/Bali Express)
Tersangka saat berada di Sungai Bubuh ketika melangsungkan proses rekontruksi, Selasa (21/7/2026). (Adi Prabawa/Bali Express)

BALIEXPRESS.ID - Jajaran Satreskrim Polres Klungkung menguji keterangan tersangka kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh ANPP terhadap I Nyoman Cita.

Proses rekontruksi menyeluruh, baik sebelum maupun sesudah aksi tersebut terjadi digelar pada Selasa (21/7/2026) pagi.

Terdapat 46 adegan yang dilaksanakan dalam proses rekontruksi tersebut. Mulai dari tersangka mengambil senjata tajam yang digunakan untuk menusuk korban hingga bergerak menuju Denpasar setelah menghabisi nyawa korban yang akrab disapa Pak Man Colik.

Baca Juga: Amor ing Acintya! Polisi Korban Kecelakaan Simpang Pludu Kintamani Meninggal Dunia

Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Reno Chandra Wibowo mengungkapkan, sebelum berjanjian dengan korban, tersangka ini sudah mempersiapkan diri.

Persiapannya mulai dari mengambil senjata tajam di dapur hingga tempat penyimpanan ketika menuju TKP.

"Dia mengambil pisau dulu di dapur, kemudian di bawa ke kamarnya," ungkap Reno.

Baca Juga: Tri Kaya Parisudha di Era Agentic AI: Menjaga Kedalaman Belajar dan Kejernihan Berpikir

Reno menambahkan, korban ditusuk pada adegan ke 19. Pada saat itu Pak Man Colik sedang mengambil handpone (Hp).

"Korban membelakangi terduga pelaku, sehingga penusukan pertama dilakukan di bagian belakang," tandasnya.

Baca Juga: Dari Jalan Berlumpur hingga Pelosok Desa, Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Sebelum aksi tersebut dilakukan, lanjut perwira balok tiga di pundak itu, korban dengan tersangka sempat berendam bareng.

Selama berada di sana, tidak ada obrolan yang mencurigakan ataupun cekcok.

"Saat berendam, tersangka masih menggunakan hoodie tempatnya menyimpan senjata tajam," terangnya.

Ia memaparkan, tersangka datang ke Sungai Bubuh melalui jalan Pesona Lepang dengan menggunakan ojek online yang diturunkan di pinggir Baypass Ida Bagus Mantra. ANPP turun ke sungai melalui jalan sebelah selatan tempat korban turun. 

Usai mengeksekusi korban, ANPP kabur menuju rumahnya melalui jalan yang ada di barat sungai.

Bahkan untuk tiba di rumahnya, ia tidak melalui jalur utama, melainkan lewat belakang. "Sesampainya di rumah tersangka, dia sempat mandi dulu sebelum ke Denpasar menggunakan mobil yang dipesan secara online," lanjutnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
pak man colik pembunuhan klungkung