BALIEXPRESS.ID – Kondisi eks Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli kian memprihatinkan.
Bangunan yang sudah lama tidak difungsikan itu tampak terbengkalai tanpa perawatan.
Pantauan pada Rabu (22/7/2026) menunjukkan semak belukar tumbuh lebat hingga menutupi sebagian halaman dan lorong bangunan.
Baca Juga: Penyuluhan Agama Hindu di Desa Pupuan Edukasi Anak-Anak Tentang Keagamaan
Sampah serta material bekas juga terlihat berserakan di salah satu sudut gedung.
Di garasi bangunan masih terparkir dua unit mobil dinas, masing-masing Nissan dan Suzuki Futura, serta satu unit sepeda motor.
Ketiga kendaraan tersebut diduga sudah lama tidak digunakan. Hal itu terlihat dari kondisinya yang dikelilingi semak belukar yang menjulang.
Baca Juga: Evaluasi Pelaksanaan PKB dan SPMB, Komisi IV DPRD Badung Gelar Rapat Kerja
Kondisi tersebut menimbulkan kesan kumuh pada aset milik Pemkab Bangli. Padahal, bangunan itu berada di kawasan strategis, tepat di sisi selatan Alun-Alun Bangli.
Eks Kantor Disparbud Bangli telah lama ditinggalkan setelah organisasi perangkat daerah tersebut menempati kantor baru di Jalan Brigjen Ngurah Rai, Bangli.
Namun hingga kini, bangunan beserta sejumlah aset yang masih berada di lokasi belum tampak mendapat perawatan secara optimal.
Kepala Disparbud Bangli, I Wayan Dirga Yusa, membenarkan bahwa aset bangunan tersebut masih tercatat sebagai aset yang digunakan oleh Disparbud.
Hal yang sama juga berlaku untuk tiga kendaraan dinas yang masih terparkir di lokasi. "Kendaraannya sudah mati," ujarnya.
Kondisi tersebut bukan menjadi satu-satunya aset milik Pemkab Bangli yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Masih ada aset pemerintah berupa bangunan yang hingga kini belum difungsikan. Akibatnya, bangunan-bangunan itu tampak kosong dan minim perawatan sehingga menimbulkan kesan terbengkalai. (*)
Editor : I Made Mertawan