Rumah Warga di Pangkung Paruk Buleleng Roboh Diterjang Angin Kencang  

Dian Suryantini • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 07:10 WIB
Rumah warga di Banjar Dinas Laba Nangga, Desa Pangkung Paruk, Buleleng roboh setelah diterjang angin kencang pada Jumat (24/7/2026). (Ist)
Rumah warga di Banjar Dinas Laba Nangga, Desa Pangkung Paruk, Buleleng roboh setelah diterjang angin kencang pada Jumat (24/7/2026). (Ist)

BALIEXPRESS.ID- Angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Gerokgak, Buleleng menimbulkan kerusakan pada rumah warga.

Sebuah rumah milik I Wayan Sudika yang berlokasi di Banjar Dinas Laba Nangga, Desa Pangkung Paruk, roboh setelah diterjang angin kencang pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 18.00 Wita.

Berdasarkan hasil asesmen Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng, bangunan yang roboh berukuran kurang lebih 6 x 4 meter.

Baca Juga: Kronolongi Terduga Pencuri Ayam Tewas Diamuk Massa di Tabanan, Polisi Amankan Golok dan Ketapel

Kuatnya terpaan angin menyebabkan konstruksi bangunan tidak mampu menahan beban sehingga ambruk. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Informasi mengenai kejadian itu diterima BPBD Buleleng dari Pemerintah Desa Pangkung Paruk pada Jumat malam sekitar pukul 19.47 Wita.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu 2 BPBD Kabupaten Buleleng langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat sekaligus mendata dampak kerusakan yang ditimbulkan.

Baca Juga: Koster Targetkan Bali Miliki Wall Panjat Tebing Bertaraf Internasional, Bidik Tuan Rumah World Climbing Series 2027

Dari hasil asesmen di lapangan, diketahui rumah yang mengalami kerusakan merupakan milik I Wayan Sudika.

Bangunan tersebut mengalami kerusakan dengan kategori sedang akibat robohnya sebagian besar konstruksi rumah. 

Baca Juga: Golfphoria 2026 Diikuti 312 Pegolf, Angkat Konsep Festival dan Ajukan Rekor Dunia

"Penghuni rumah dipastikan selamat dan tidak ada laporan korban yang memerlukan penanganan medis," ujar Kalakhar BPBD Buleleng Gede Suyasa, Sabtu (25/7/2026).

BPBD Buleleng memperkirakan nilai kerugian material akibat kejadian tersebut mencapai sekitar Rp10 juta.

Besaran kerugian itu dihitung berdasarkan tingkat kerusakan bangunan yang terdampak angin kencang.

Sebagai bentuk penanganan darurat, BPBD Kabupaten Buleleng segera menyalurkan sejumlah bantuan kepada korban untuk memenuhi kebutuhan dasar pascakejadian.

Bantuan yang diberikan meliputi dua lembar matras, satu lembar selimut, satu paket sembako, serta satu paket terpal yang dapat dimanfaatkan sebagai penutup sementara pada bagian rumah yang rusak.

Selain memberikan bantuan logistik, petugas juga melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan perangkat desa untuk memastikan kondisi korban dan lingkungan sekitar tetap aman.

Pendampingan dilakukan sebagai langkah awal sebelum proses penanganan lanjutan maupun perbaikan rumah dapat dilakukan.

Selama proses asesmen di lapangan, Tim Reaksi Cepat Regu 2 BPBD Buleleng turut didampingi Kepala Dusun Banjar Dinas Laba Nangga.

BPBD Kabupaten Buleleng juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pemerintah desa atau petugas kebencanaan apabila menemukan kerusakan bangunan maupun potensi bahaya lainnya akibat angin kencang.

Pelaporan yang cepat akan memudahkan proses penanganan sehingga bantuan dapat segera diberikan kepada warga yang terdampak.

Melalui sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan BPBD, diharapkan setiap kejadian bencana dapat ditangani secara cepat sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan serta keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
angin kencang rumah roboh buleleng