BALIEXPRESS.ID - Kepadatan volume kendaraan saat jam pulang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Puspem Badung menjadi salah satu penyebab kemacetan di wilayah Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi.
Dinas Perhubungan (DIshub) Badung pun berencana menerapkan perubahan arus lalu lintas saat jam bubaran kantor.
Rencananya, saat sore hari di jam pulang, akan ada pengaturan jalur bagi ASN yang akan keluar dari Puspem Badung.
Berdasarkan Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang digelar di Ruang Rapat Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung, Kamis (23/7), uji coba akan diterapkan pada jam bubaran pegawai.
Hal ini akan berlaku setiap Senin-Kamis pukul 16.00–17.00 Wita, kemudian hari Jumat pukul 12.00–13.00 Wita.
Dalam skema yang dirancang, kendaraan yang keluar dari Gerbang Selatan dengan tujuan menuju Patung Hanoman akan dialihkan melalui Gerbang Utama atau Gerbang Utara.
Baca Juga: Ketua DPP Peradah DKI Jakarta, I Gede Sulastrawan, Dorong PHDI Jadi Motor Penggerak Umat Hindu
Sementara, kendaraan dengan tujuan Simpang Kwanji tetap dapat keluar melalui Gerbang Selatan seperti biasa.
Petugas di lapangan juga akan bersiaga untuk mengarahkan kendaraan yang masih menuju Patung Hanoman melalui Gerbang Selatan agar melakukan putar balik di median jalan dan kembali menuju Gerbang Utara.
Langkah ini diharapkan mampu mengurangi potensi penumpukan kendaraan di titik rawan.
Baca Juga: Patroli Skala Desa dan Sidak Duktang Digencarkan
Kadishub Badung, Anak Agung Gde Rahmadi mengatakan, langkah ini dirancang untuk meminimalisir meningkatnya kepadatan lalu lintas.
Rekayasa ini tidak mengubah arus lalu lintas utama di ruas jalan sekitar, terlebih sistem dua arah tetap diberlakukan.
"Rekayasa ini untuk mengurangi crossing dan tundaan di Patung Hanoman, karena lokasi tersebut berada di jalan nasional yang cukup padat. ASN yang berkantor di kawasan Puspem kami harapkan turut berkontribusi mengurangi kemacetan," ujar Rahmadi, Minggu (26/7).
Pihaknya menyebutkan, kendaraan yang keluar dari pintu Gerbang Selatan Puspem Badung dengan tujuan Patung Hanoman akan dialihkan menuju Gerbang Utama (Gerbang Utara).
Sedangkan, kendaraan yang menuju Simpang Kwanji tetap diperbolehkan keluar melalui Gerbang Selatan.
"Dengan demikian tundaan di Patung Hanoman dapat berkurang sehingga arus lalu lintas menjadi lebih lancar dan waktu tempuh lebih cepat. Uji coba ini akan dilakukan pada jam pulang pegawai," ungkapnya.
Rahmadi menerangkan, pelaksanaan uji coba masih menunggu persetujuan pimpinan sebelum diterapkan secara resmi.
Dishub Badung juga akan mengedarkan surat pemberitahuan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) serta instansi di kawasan Puspem.
"Uji coba ini tentu kami memohon persetujuan pimpinan terlebih dahulu. Setelah itu kami akan menyampaikan surat edaran kepada seluruh OPD dan instansi di kawasan Puspem agar seluruh pegawai mengetahui mekanisme yang akan diterapkan," paparnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga