Dari Gerbang Pariwisata Indonesia, Lanud I Gusti Ngurah Rai Perkuat Informasi Dirgantara Lewat Gatra Akasa

Rika Riyanti • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 11:32 WIB
INFORMASI: Lanud I Gusti Ngurah Rai memperkuat transformasi informasi dirgantara melalui peluncuran Gatra Akasa (Gerbang Akurasi Informasi Dirgantara)
INFORMASI: Lanud I Gusti Ngurah Rai memperkuat transformasi informasi dirgantara melalui peluncuran Gatra Akasa (Gerbang Akurasi Informasi Dirgantara)

 

BALIEXPRESS.ID – Sebagai pangkalan TNI AU yang berada di kawasan pintu masuk utama wisatawan mancanegara ke Indonesia, Lanud I Gusti Ngurah Rai memperkuat transformasi informasi dirgantara melalui peluncuran Gatra Akasa (Gerbang Akurasi Informasi Dirgantara).

Platform digital tersebut diresmikan seusai upacara Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79, Selasa (29/7), sebagai kanal resmi penyebaran informasi dan dokumentasi kegiatan satuan.

Peluncuran dilakukan seusai upacara Hari Bakti TNI AU dan menjadi salah satu langkah Lanud I Gusti Ngurah Rai dalam memperkuat penyebaran informasi mengenai aktivitas, sejarah, serta pengabdian satuan melalui platform digital.

Keberadaan Gatra Akasa dinilai memiliki relevansi dengan posisi Lanud I Gusti Ngurah Rai yang berdampingan dengan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, salah satu pintu masuk utama wisatawan ke Indonesia.

Baca Juga: Ubur-Ubur Blue Bottle Kembali Muncul di Pantai Sanur, DKP Bali Minta Warga dan Wisatawan Tetap Waspada

Melalui platform tersebut, pangkalan diharapkan dapat menghadirkan informasi resmi yang mudah diakses masyarakat sekaligus mendukung pengelolaan arsip digital.

Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb David Dwi Martin W., S.M., mengatakan akurasi menjadi prinsip utama yang ingin dihadirkan melalui kanal informasi tersebut.

"Saya seorang penerbang. Di udara, akurasi bukan pilihan, akurasi adalah keselamatan. Prinsip yang sama saya bawa ke darat: informasi dari pangkalan ini harus akurat, resmi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Lanud I Gusti Ngurah Rai berdiri di gerbang pariwisata Indonesia, disaksikan dunia setiap hari. Sudah semestinya pangkalan ini juga menjadi gerbang akurasi informasi dirgantara," ujar Kolonel Pnb David Dwi Martin W., S.M.

Menurutnya, Gatra Akasa tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga menjadi wadah dokumentasi berbagai aktivitas dan pengabdian prajurit agar dapat terdokumentasi secara berkelanjutan.

 

"Setiap generasi di pangkalan ini menorehkan pengabdiannya. Yang membedakan hanyalah satu: apakah pengabdian itu terdokumentasi atau hilang ditelan waktu. Gatra Akasa adalah cara kami memastikan tidak ada lagi pengabdian yang hilang. Apa yang kami kerjakan hari ini akan dapat dibaca oleh prajurit yang bahkan belum lahir," lanjut Komandan.

Nama Gatra Akasa dipilih dengan makna "gatra" sebagai wujud atau rupa, serta "akasa" yang berarti langit. Platform tersebut hadir dalam bentuk portal informasi resmi yang dilengkapi e-magazine digital interaktif. Edisi perdananya memuat profil kepemimpinan Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai beserta visi, misi, dan arah transformasi yang tengah dijalankan.

Selain menghadirkan kanal informasi, Lanud I Gusti Ngurah Rai juga melakukan peningkatan kapasitas personel dalam pengelolaan konten digital, portal informasi, serta arsip elektronik.

Langkah ini diharapkan mendukung kemandirian satuan dalam mengelola informasi secara berkelanjutan.

Baca Juga: DPRD Bangli Belum Bisa Bahas Mayoritas Ranperda, Dokumen Tak Kunjung Masuk

Peluncuran Gatra Akasa juga berlangsung di tengah upaya transformasi digital di lingkungan institusi pertahanan.

Sebagai pangkalan yang berada di kawasan bandara internasional dan menjadi salah satu wajah pertama TNI Angkatan Udara yang dilihat masyarakat maupun wisatawan mancanegara, keberadaan media resmi dinilai penting untuk menghadirkan informasi yang akurat sekaligus memperkuat dokumentasi kelembagaan.

Dalam pengembangannya, Lanud I Gusti Ngurah Rai memperoleh dukungan melalui program tanggung jawab sosial (CSR) non-komersial dari Juara Holding Group yang mencakup dokumentasi, pengarsipan digital, dan pelatihan bagi personel.

Owner Juara Holding Group, Agung Afif, mengatakan pihaknya hanya berperan mendukung realisasi gagasan tersebut melalui bidang keahlian yang dimiliki.

Baca Juga: Kasasi Tumbang, Budiman Tiang Segera Dipenjara 3,5 Tahun! Manajemen The Umalas Signature Pastikan Pengelolaan Hotel Sah

"Ini sepenuhnya buah visi Komandan David. Kami bekerja di dunia media digital dan hospitality—bidang yang menuntut presisi, estetika, dan penghormatan terhadap cerita. Ketika beliau memaparkan visinya tentang arsip sebagai warisan, kami memahami bahwa keahlian kami menemukan ruang pengabdiannya. Tugas kami hanya memastikan gagasan besar itu berdiri dengan standar terbaik yang kami mampu. Selebihnya, panggung ini milik pangkalan dan para prajuritnya. Merupakan suatu kehormatan bagi kami dapat menjadi bagian kecil dari sejarah yang ditorehkan Komandan," ujar Agung Afif.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama program CSR antara Lanud I Gusti Ngurah Rai dan Juara Holding Group.

Gatra Akasa selanjutnya dapat diakses masyarakat sebagai kanal informasi resmi Lanud I Gusti Ngurah Rai melalui platform digital gatraakasa.com yang telah disiapkan.(***)

Editor : Rika Riyanti
Lanud I Gusti Ngurah Rai Gatra Akasa Juara Holding Group bali digitalisasi