Pertama di Dunia, UHN IGB Sugriwa Resmi Buka S3 Pendidikan Bahasa Bali

Rika Riyanti • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 11:36 WIB
BARU: Rektor UHN IGB Sugriwa, Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si.
BARU: Rektor UHN IGB Sugriwa, Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si.

 

BALIEXPRESS.ID – Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar resmi membuka Program Studi Doktor (S3) Pendidikan Bahasa Bali pada 2026.

Program tersebut diklaim menjadi yang pertama tidak hanya di Bali dan Indonesia, tetapi juga di dunia.

Pembukaan program doktor tersebut telah memperoleh izin melalui Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 769/B/O/2026 tentang Izin Pembukaan Program Studi Pendidikan Bahasa Bali Program Doktor pada Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar tertanggal 21 Juli 2026 yang ditandatangani Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi.

Rektor UHN IGB Sugriwa, Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si., mengatakan proses penerimaan mahasiswa baru untuk angkatan perdana telah dibuka.

Baca Juga: Ubur-Ubur Blue Bottle Kembali Muncul di Pantai Sanur, DKP Bali Minta Warga dan Wisatawan Tetap Waspada

"Sudah mulai menerima mahasiswa baru. Sudah banyak yang menelepon untuk kuliah di sini. Jadi kami mengajak bapak, ibu, atau putra-putrinya, maupun saudara-saudaranya untuk mendaftar di S3 Pendidikan Bahasa Bali," ujarnya, Rabu (29/7).

Menurutnya, kehadiran program doktor tersebut melengkapi jenjang pendidikan Bahasa Bali yang telah dimiliki UHN IGB Sugriwa.

Sebelumnya, kampus tersebut telah memiliki Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Bahasa Bali.

Ia menjelaskan, proses pembentukan program doktor tersebut berlangsung sekitar dua tahun.

 

Berbagai persiapan dilakukan, mulai dari penyusunan dokumen akademik hingga pemenuhan tenaga pengajar yang memiliki kompetensi di bidang bahasa, aksara, dan sastra Bali.

Setelah itu, usulan diajukan melalui LLDIKTI Wilayah VIII sebelum diproses di kementerian.

"Lama prosesnya. Standarnya harus benar-benar profesional supaya bisa melahirkan tamatan yang betul-betul profesional," katanya.

Melalui program doktor ini, UHN IGB Sugriwa ingin memperkuat upaya pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Bali melalui jalur akademik.

Baca Juga: DPRD Bangli Belum Bisa Bahas Mayoritas Ranperda, Dokumen Tak Kunjung Masuk

"Dengan pelestarian secara akademis akan jauh lebih tertata. Kami ingin membuktikan pelestarian itu bukan sekadar omong-omong saja," jelasnya.

Ia menambahkan, keberadaan Program S3 Pendidikan Bahasa Bali diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak penelitian maupun publikasi ilmiah mengenai bahasa, aksara, dan sastra Bali.

Selain itu, penelitian juga diharapkan dapat membuka kajian terhadap naskah-naskah klasik yang ditulis menggunakan aksara Bali tingkat tinggi, termasuk modre dan krakah modre.

Menurutnya, pengembangan program tersebut sejalan dengan visi UHN IGB Sugriwa sebagai pusat kajian naskah klasik Nusantara.

Baca Juga: Dukung Pengelolaan Sampah Bali, BRI Berikan Bantuan Dump Truck kepada Kodam IX/Udayana

"Kalau di Bali, hampir 99 persen naskah Bali menggunakan aksara Bali, Jwa kuno, Sansekerta. Ini yang kami gelorakan. Karena kampus lain belum ada bahkan S2 Bahasa Bali baru di UHN saja," ungkapnya.

Perkuliahan Program S3 Pendidikan Bahasa Bali nantinya dapat diikuti di Kampus Bangli maupun Kampus Denpasar.

Selain pembelajaran tatap muka, mahasiswa juga dapat mengikuti perkuliahan secara daring melalui skema blended learning.

"Karena institusi kami sudah unggul, maka boleh menggunakan metode blended learning. Sehingga tidak harus ke kampus, tapi juga daring," terangnya.

Di sisi lain, UHN IGB Sugriwa juga mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Bali agar lulusan S1, S2, hingga S3 Pendidikan Bahasa Bali dapat diberdayakan sebagai tenaga pengajar di berbagai daerah di luar Bali yang memiliki komunitas masyarakat Bali.

"Misal guru bahasa Bali di Sulawesi, Kalimantan, sehingga bukan hanya lestari di Bali, namun juga di tempat komunitas orang Bali di luar Bali," tutupnya.(***)

Editor : Rika Riyanti
studi doktor S3 bahasa bali uhn sugriwa