Penyuluh Agama Hindu Perkuat Karakter Siswa SMPN 3 Hindu Blahbatuh

Putu Agus Adegrantika • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 13:14 WIB
PENYULUHAN : Penyuluhan agama Hindu di SMPN 3 Hindu Blahbatuh. 
PENYULUHAN : Penyuluhan agama Hindu di SMPN 3 Hindu Blahbatuh. 
 
BALIEXPRESS.ID – Upaya memperkuat karakter dan pemahaman keagamaan generasi muda terus dilakukan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar. Melalui Tim Inovasi Sirogi+ (Siraman Rohani Pagi), para Penyuluh Agama Hindu berkolaborasi dengan Program Kasihani (Kamis Siraman Rohani) yang digelar di SMPN 3 Hindu Blahbatuh, Kamis (30/7).
 
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMPN 3 Hindu Blahbatuh tersebut menjadi wadah pembinaan mental spiritual bagi para siswa. Melalui pendekatan yang komunikatif dan edukatif, para penyuluh memberikan siraman rohani sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan Hindu dalam kehidupan sehari-hari.
 
 
Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, Ni Wayan Ekayanti, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi penyuluh agama dalam memberikan bimbingan keagamaan secara langsung kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar.
 
Menurutnya, pembinaan sejak usia sekolah sangat penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat. Melalui kegiatan seperti ini, siswa diajak memahami ajaran agama secara lebih mendalam dan aplikatif.
 
“Kolaborasi Sirogi+ dengan Program Kasihani menjadi sarana untuk mempererat sinergi antara Kementerian Agama dan lembaga pendidikan dalam membangun karakter peserta didik,” ujar Ni Wayan Ekayanti.
 
Selain penyampaian materi keagamaan, kegiatan juga diisi dengan interaksi dan dialog bersama siswa. Suasana yang hangat dan penuh antusias membuat para peserta aktif mengikuti setiap sesi yang diberikan oleh tim penyuluh.
 
Program ini bertujuan menjalin kerja sama yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan pemahaman keagamaan siswa di SMPN 3 Hindu Blahbatuh. Dengan pembinaan yang rutin, diharapkan nilai-nilai dharma dapat tertanam kuat dalam diri para pelajar sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan zaman.
 
Sementara itu, salah satu panitia kegiatan, Ni Luh Made Wiriani, berharap program kolaboratif tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan.Kegiatan yang berlangsung lancar hingga selesai itu dinilai memberikan manfaat positif bagi siswa dan menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda Hindu yang berkarakter, beretika, dan berlandaskan ajaran agama.*
Editor : Putu Agus Adegrantika
Sumber : adegrantika
penyuluh agama Kemenag Gianyar