Diskes Bali Pastikan Faskes Siap Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Serentak Saat Tumpek Krulut

Rika Riyanti • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 16:44 WIB
KADISKES : Kadis Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Bali dr. I Nyoman Gede Anom meminta masyarakat jangan panik bila digigit anjing.
KADISKES : Kadis Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Bali dr. I Nyoman Gede Anom meminta masyarakat jangan panik bila digigit anjing.

 

BALI EXPRESS.ID -  Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Bali memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Bali telah siap melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis secara serentak pada peringatan Rahina Tumpek Krulut, Sabtu (1/8).

Persiapan dilakukan melalui koordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten/kota serta fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta agar layanan dapat berlangsung di seluruh wilayah Bali.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dr. dr. I Nyoman Gede Anom, M.Kes., mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran dinas kesehatan di kabupaten/kota serta organisasi fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit dan klinik, guna mematangkan teknis pelaksanaan layanan.

"Kepala dinas Kesehatan provinsi bali berkoordinasi dengan kepala dinas Kesehatan kabupaten kota se bali dan perhimpunan fasilitas Kesehatan (RS, klinik) untuk teknis pelaksanaan pelayanan Kesehatan ini," kata Anom, Kamis (30/7).

Baca Juga: SUVJF 2026 Angkat Talenta Jazz Indonesia dan Isu Lingkungan, Hadirkan Musisi dari Berbagai Negara

Menurutnya, layanan tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat Bali.

Pemeriksaan yang disediakan meliputi pemeriksaan fisik serta pemeriksaan laboratorium dasar, seperti pengecekan kadar gula darah dan kolesterol.

"Masyarakat dapat mengakses layanan di fasilitas kesehatan terdekat di wilayahnya dengan membawa identitas," terangnya.

Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut, pasien akan mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhan dan prosedur yang berlaku.

Anom menegaskan fasilitas kesehatan swasta juga telah dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Seluruh fasilitas kesehatan di Bali, kata dia, siap menjalankan pelayanan sesuai arahan dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan.

"Seluruh fasilitas Kesehatan di bali siap dengan arahan ini, disesuaikan dengan petunjuk yang diberikan dan di bawah koordinasi kepala dinas Kesehatan kabupaten kota masing-masing," ucapnya.

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan gratis yang dikaitkan dengan peringatan Rahina Tumpek Krulut merupakan kegiatan baru.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Bali juga telah menyelenggarakan layanan kesehatan gratis dalam berbagai kegiatan sosial maupun bakti sosial.

Baca Juga: Sat Polairud Gianyar Intensifkan Pencarian Warga Hilang di Pantai Masceti, Patroli Pesisir Diperketat

Namun, pelaksanaan bertepatan dengan Rahina Tumpek Krulut memiliki makna tersendiri karena sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam perayaan tersebut.

"Ini adalah kegiatan baru bila terkait dengan perayaan Tumpek Krulut, tujuannya adalah memuliakan manusia sehingga pelayanan yang diberikan didasarkan dengan kemuliaan hati dan kasih sayang kepada sesama," jelasnya.

Selain menjadi bagian dari pemaknaan Rahina Tumpek Krulut, kegiatan tersebut juga mendukung upaya pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Bali dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan skrining kesehatan secara berkala.

Pemeriksaan kesehatan diharapkan tidak hanya dilakukan ketika seseorang mengalami keluhan, tetapi juga menjadi langkah deteksi dini terhadap berbagai penyakit.

Baca Juga: Era Baru Big Bike Petualang Dimulai, New NX500 Perdana Meluncur di Indonesia 

Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Bali Wayan Koster.

Melalui Surat Nomor B.01.400.7/34847/SETDA tertanggal 29 Juli 2026, Pemerintah Provinsi Bali meminta seluruh bupati dan wali kota melaksanakan pelayanan kesehatan gratis secara serentak pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Layanan tersebut akan berlangsung di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah maupun swasta di kabupaten/kota se-Bali mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.

Dalam arahannya, Koster menilai pelayanan kesehatan merupakan salah satu bentuk nyata memaknai Rahina Tumpek Krulut melalui semangat memuliakan manusia dengan cinta kasih dan kepedulian terhadap sesama.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.

"Pelayanan kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan investasi bersama dalam membangun sumber daya manusia Bali yang sehat, produktif, dan berkualitas. Melalui pelayanan kesehatan gratis serentak ini, kami mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan kondisi kesehatannya sedini mungkin," ujar Koster.

Baca Juga: Transformasi BRIvolution Reignite Kian Akseleratif, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian Nasional

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar, pemerintah kabupaten/kota diminta mengoordinasikan seluruh pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Diskes Bali terus melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten/kota, rumah sakit, puskesmas, klinik, serta fasilitas kesehatan lainnya.

Masyarakat cukup mendatangi fasilitas kesehatan terdekat pada 1 Agustus 2026 dengan membawa identitas diri.

Pemeriksaan ini diperuntukkan tidak hanya bagi warga yang sedang mengalami keluhan kesehatan, tetapi juga bagi masyarakat yang ingin melakukan skrining kesehatan dasar sebagai langkah pencegahan.

Baca Juga: Prabowo Dorong Industri Kapal Nasional Bangkit, Target Kuasai Logistik Laut Domestik

Koster berharap masyarakat menjadikan momentum Rahina Tumpek Krulut sebagai ajang meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Bali untuk datang ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat pada tanggal 1 Agustus 2026. Mari jadikan momentum Rahina Tumpek Krulut sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan diri, keluarga, dan sesama. Masyarakat yang sehat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Bali yang maju, harmonis, dan sejahtera," tutupnya.(***)

Editor : Rika Riyanti
bali tumpek krulut wayan koster dinas kesehatan