Bercita-cita Jadi Polisi, Elron Viknaron Triyu Satu-satunya Anggota Paskibraka Badung Berdarah Prancis

Putu Resa Kertawedangga • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 16:53 WIB
Anggota Paskibraka Badung berdarah Prancis, Elron Viknaron Triyu (kanan). (ist)
Anggota Paskibraka Badung berdarah Prancis, Elron Viknaron Triyu (kanan). (ist)

BALIEXPRESS.ID - Pengibaran bendera merah putih di Kabupaten Badung bakal memiliki pemandangan yang berbeda.

Hal ini lantaran ada satu Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) berdarah Prancis, yang berasal dari SMA Taman Rama Jimbaran.

Ia adalah Elron Viknaron Triyu, siswa kelas XI IPS.

Baca Juga: Diskes Bali Pastikan Faskes Siap Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Serentak Saat Tumpek Krulut

Elron mengaku, mengikuti pelatihan Paskibraka karena diajak oleh kakak kelasnya di sekolah.

Ternyata siswa kelahiran 23 Januari 2009 ini dinyatakan lolos setelah mengikuti pelatihan.

"Awalnya saya diajak senior ikut Paskibraka. Setelah mendengar banyak manfaatnya, seperti menjadi lebih disiplin, lebih teratur, dan mengubah pola hidup menjadi lebih baik, saya akhirnya memutuskan ikut seleksi," ujar Elron saat ditemui di Halaman Puspem Badung pada Kamis (30/7).

Baca Juga: SUVJF 2026 Angkat Talenta Jazz Indonesia dan Isu Lingkungan, Hadirkan Musisi dari Berbagai Negara

Setelah berhasil bergabung dalam 70 anggota Paskibraka Badung, dirinya merasakan langsung proses pembinaan yang tidak hanya mengasah kemampuan baris-berbaris, tetapi juga membentuk karakter, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan.

Menariknya, sebelum mengikuti Paskibraka, Elron mengaku sama sekali tidak memiliki cita-cita menjadi anggota TNI maupun Polri.

Namun, pengalaman selama menjalani latihan dan pembinaan membuat pandangannya berubah.

Baca Juga: Pengelola TPS3R Sempidi Bumi Resik Asri Optimis Seleaikan Masalah Sampah, DLHK Badung Targetkan 15 Hari

"Kalau sebelumnya tidak ada keinginan menjadi tentara atau polisi. Tapi setelah mengenal Paskibraka, saya jadi cukup tertarik bergabung dengan Polri," ungkap Elron yang memiliki tinggi badan 170 cm.

Putra pertama dari pasangan Gary Mc William Prioux dan Yeni Yuliana menerangkan, Paskibraka menjadi langkah awal untuk membentuk mental dan kedisiplinan sebagai bekal meraih cita-citanya.

Dia berharap pengalaman mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI nanti menjadi momen yang tak terlupakan sekaligus penyemangat untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara.

"Saya sangat senang dan bangga karena bisa lolos Paskibraka kali ini. Tentu ini pengalaman berharga," ucap Elron yang merupakan kakak dari Maoni Vigneron Prioux.

Sementara, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Badung, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa mengatakan, proses seleksi dilakukan melalui berbagai tahapan, mulai dari administrasi, wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum (TIU), kesehatan, jasmani, rohani, hingga tahapan lainnya.

Dari berbagai rangkaian itu, ada 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung yang lolos dan mulai memasuki latihan di lapangan utama Pusat Pemerintahan (Puspem).

"Dari 377 pendaftar akhirnya terpilih 70 orang. Mereka adalah yang terbaik karena telah melewati proses seleksi yang sangat ketat," ujar Mas Arimbawa.

Dirinya pun mengaku, anggota Paskibraka Badung tahun ini juga memiliki keunikan tersendiri karena mencerminkan semangat kebhinekaan.

Salah seorang anggota merupakan siswa SMA Taman Rama Jimbaran yang memiliki ayah berkewarganegaraan Prancis dan ibu asal Bali.

“Ini menjadi gambaran bahwa nilai-nilai kebangsaan tetap tumbuh kuat di tengah keberagaman. Kasus seperti ini jarang terjadi dan menjadi warna tersendiri bagi Paskibraka Badung tahun ini," paparnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
prancis paskibraka badung