Mulai 31 Juli, Akses Jalan Bandara Ngurah Rai Direkayasa, Tujuh Titik U-Turn Ditutup

Rika Riyanti • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 15:27 WIB
REKAYASA LALIN: Pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mulai menerapkan rekayasa penyesuaian akses di Jalan Airport Ngurah Rai sejak Jumat (31/7)
REKAYASA LALIN: Pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mulai menerapkan rekayasa penyesuaian akses di Jalan Airport Ngurah Rai sejak Jumat (31/7)

 

BALIEXPRESS.ID – Pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mulai menerapkan rekayasa penyesuaian akses di Jalan Airport Ngurah Rai sejak Jumat (31/7).

Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan arus kendaraan yang kerap terjadi di jalur menuju dan keluar kawasan bandara.

Dalam rekayasa tersebut, sebanyak tujuh titik putar balik (u-turn) di sepanjang Jalan Airport Ngurah Rai ditutup.

Sebagai gantinya, dibuka dua jalur putar balik baru yang berada di sisi barat dan timur jalan akses bandara.

Baca Juga: Bupati Adi Arnawa Penghargaan Tertib Administrasi Kependudukan Kepada Ahli Waris di Sading

Jalur putar balik di sisi barat berada di simpang AirNav, sebelum gerbang tol menuju bandara, dan digunakan bagi kendaraan yang hendak berbalik arah menuju Patung Satria Gatotkaca.

Sementara itu, jalur putar balik di sisi timur berlokasi di depan Terminal Kargo Internasional dan diperuntukkan bagi kendaraan yang ingin kembali menuju terminal bandara.

Communication & Legal Division Head Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, mengatakan rekayasa lalu lintas tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kelancaran pergerakan kendaraan di kawasan akses bandara.

“Rekayasa penyesuaian akses jalan bandara ini diperuntukkan untuk mengatur dan mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas kendaraan bermotor di jalan akses bandara. Kebijakan ini sebelumnya telah dikoordinasikan dengan berbagai pihak terkait, termasuk didukung dengan studi kajian dan kelayakan bersama stakeholder terkait,” ujarnya, Kamis (30/7).

 

Menurutnya, pelaksanaan rekayasa lalu lintas tersebut akan terus dipantau dan dievaluasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat maupun pengguna jasa bandara.

“Kebijakan ini secara berkesinambungan akan terus kami evaluasi pelaksanaannya, sehingga diharapkan melalui rekayasa penyesuaian akses ini akan dapat mendukung kelancaran lalu lintas jalan akses bandara secara lebih baik, serta pada akhirnya akan meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna jasa bandara,” tambah Gede Eka Sandi Asmadi.

Dalam skema baru tersebut, akses kendaraan roda dua menuju gedung parkir sepeda motor tetap menggunakan jalur melalui Jalan Raya Tuban dan Jalan Dewi Sartika.

Sementara itu, alur kendaraan yang keluar dari kawasan bandara tidak mengalami perubahan.

Baca Juga: Belajar Menanam Padi, TK Puri Damai Bentuk Imunitas dan Karakter Cinta Lingkungan 

Pada masa awal penerapan rekayasa lalu lintas ini, pihak bandara meminta pengertian masyarakat dan pengguna jasa karena masih diperlukan proses penyesuaian di lapangan.

Berbagai fasilitas pendukung seperti rambu penunjuk arah, marka jalan, hingga pemasangan pita kejut juga telah disiapkan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

“Di masa awal penyesuaian jalur akses ini, kami memohon dukungan dan permakluman kepada seluruh pengguna jasa bandara serta masyarakat secara. Kami juga telah melakukan penyesuaian terhadap rambu penunjuk arah, penyesuaian dan penambahan marka jalan, serta penambahan infrastruktur pita kejut untuk keselamatan pengguna jalan,” lanjut Gede Eka Sandi Asmadi.

Pihak bandara juga mengimbau seluruh pengendara agar mematuhi rambu lalu lintas dan menjaga batas kecepatan saat melintasi Jalan Airport Ngurah Rai demi menciptakan arus kendaraan yang aman dan tertib.

Baca Juga: KUR BRI Dukung Pengembangan UMKM Produktif, Pembibitan Lele di Bali Tingkatkan Kapasitas Produksi

“Demi kelancaran, kami turut mengimbau kepada pengguna jalan untuk memperhatikan dan menaati rambu lalu lintas, serta menjaga batas maksimal kecepatan di sepanjang Jalan Airport Ngurah Rai. Kami turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pengguna jasa bandara atas kepercayaan yang senantiasa diberikan,” pungkas Gede Eka Sandi Asmadi.(***)

Editor : Rika Riyanti
bali Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai U-Turn rekayasa