BALIEXPRESS.ID- Akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat pesisir terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Karangasem. Untuk memastikan layanan benar-benar dirasakan warga, Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa turun langsung meninjau pelaksanaan Bakti Sosial Kesehatan di Banjar Batu Kori, Desa Seraya Timur, Selasa (4/8).
Kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem bersama organisasi profesi kesehatan itu merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pelayanan tidak hanya dipusatkan di satu lokasi, tetapi menyasar beberapa titik, mulai dari Kampung Nelayan Merah Putih, SD Negeri 2 Seraya Timur, SMPN 6 Amlapura, hingga kunjungan ke rumah-rumah warga yang membutuhkan layanan kesehatan jiwa.
Masyarakat memanfaatkan berbagai fasilitas kesehatan yang disediakan, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi dengan dokter umum maupun dokter spesialis, serta lainnya. Tidak hanya masyarakat umum, para pelajar juga mendapat perhatian melalui penyuluhan mengenai gizi seimbang, kesehatan lingkungan, kesehatan gigi dan mulut, serta pembagian perlengkapan sikat gigi sebagai bagian dari pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat.
Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa menegaskan, pelayanan kesehatan harus mampu hadir hingga ke wilayah yang jauh dari pusat layanan. Menurutnya, masyarakat di kawasan pesisir memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas. "Kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, pemerintah harus hadir dengan pelayanan yang mudah dijangkau. Melalui bakti sosial ini, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas sekaligus meningkatkan kesadaran untuk menjaga pola hidup sehat," ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan peningkatan derajat kesehatan masyarakat membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, organisasi profesi hingga masyarakat. "Saya mengapresiasi seluruh tenaga kesehatan dan organisasi profesi yang telah meluangkan waktu serta tenaga untuk melayani masyarakat. Semangat gotong royong seperti inilah yang harus terus dijaga agar pelayanan publik semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tandasnya. (dir)
Editor : Wiwin Meliana