Jembrana Hidupkan Warisan Bung Karno Lewat Lomba Menu B2SA Berbasis Buku Mustika Rasa

Gede Riantory Warmadewa • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 06:06 WIB
Lomba Menu Mustika Rasa Gaungkan Kemandirian Pangan yang di gelar Pemkab Jembrana. (Ist)
Lomba Menu Mustika Rasa Gaungkan Kemandirian Pangan yang di gelar Pemkab Jembrana. (Ist)

BALIEXPRESS.ID – Semangat kemandirian pangan yang pernah digelorakan Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, kembali digaungkan di Kabupaten Jembrana.

Pemkab Jembrana menghidupkan kembali warisan pemikiran Sang Proklamator melalui Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) berbasis buku resep legendaris Mustika Rasa.

Kegiatan yang digelar di Ballroom Ir. Soekarno, Selasa (4/8/2026), tersebut diikuti perwakilan TP PKK dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana. Lomba menjadi salah satu rangkaian Festival Jembrana 2026 dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-131 Kota Negara.

Baca Juga: Nany Widjaja Wajib Pertanggungjawabkan Rp 21,4 miliar Uang Perusahaan

Sejak pagi, para peserta menampilkan kemampuan mengolah dan menyajikan beragam menu tradisional berbahan pangan lokal.

Seluruh hidangan yang disajikan mengacu pada resep-resep dalam buku Mustika Rasa, buku kuliner Nusantara yang diprakarsai oleh Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno.

Melalui referensi resep bersejarah tersebut, peserta menghadirkan berbagai kreasi pangan lokal yang tidak hanya mempertahankan cita rasa tradisional, tetapi juga memenuhi prinsip beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA).

Baca Juga: Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan, Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan lomba tersebut bukan sekadar ajang unjuk kemampuan memasak, melainkan bagian dari upaya melestarikan sekaligus memperkenalkan kembali kekayaan kuliner Nusantara kepada generasi muda.

“Ajarkanlah anak-anak kita memakan makanan tradisional, jangan sampai ditinggalkan oleh generasi-generasi sekarang,” ujarnya.

Baca Juga: Tim UNHI Persembahkan Buku Sandyakala Huluning Toya, Refleksi Seabad Relokasi Batur

Menurut Kembang Hartawan, penggunaan resep dari buku Mustika Rasa membawa pesan penting tentang kedaulatan dan kemandirian pangan berbasis potensi lokal.

Ia berharap masyarakat semakin kreatif memanfaatkan bahan pangan yang melimpah di Jembrana menjadi menu sehat, bergizi, dan memiliki nilai ekonomi.

“Melalui lomba ini diharapkan masyarakat, khususnya peserta, dapat berkreasi menciptakan dan mengembangkan resep yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman dengan memanfaatkan bahan pangan lokal serta dapat diaplikasikan sebagai menu keluarga sehari-hari,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kabupaten Jembrana menjelaskan peserta lomba berasal dari lima perwakilan TP PKK kecamatan, yakni TP PKK Kelurahan Loloan Timur (Kecamatan Jembrana), TP PKK Desa Manggissari (Kecamatan Pekutatan), TP PKK Kelurahan Tegalcangkring (Kecamatan Mendoyo), TP PKK Desa Tegal Badeng Timur (Kecamatan Negara), dan TP PKK Desa Melaya (Kecamatan Melaya).

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan inovasi menu berbasis pangan lokal yang tetap berpegang pada warisan kuliner Nusantara melalui buku Mustika Rasa, sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga yang sehat, bergizi, aman, dan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir berbagai inovasi menu berbasis pangan lokal yang tidak hanya mempertahankan cita rasa warisan kuliner Nusantara melalui resep Mustika Rasa, tetapi juga mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga yang sehat, bergizi, aman, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
resep masakan bung karno jembrana