Waspada Jambret di Karangasem! Kalung Emas Pengendara Motor Dirampas saat Lalu Lintas Padat

I Wayan Adi Prabawa • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 07:15 WIB
Polisi mendatangi lokasi penjambretan yang terjadi di Karangasem, Selasa (4/8/2026). (Ist)
Polisi mendatangi lokasi penjambretan yang terjadi di Karangasem, Selasa (4/8/2026). (Ist)

BALIEXPRESS.ID - Aksi penjambretan terjadi di wilayah Kabupaten Karangasem, Selasa (4/8/2026).

Ni Luh Diah Maharani,29, kehilangan kalung emas setelah dijambret pengendara motor tak dikenal di depan Depo Manggis, Desa Antiga, Kecamatan Manggis.

Peristiwa itu terjadi ketika korban dalam perjalanan pulang usai mengantar anaknya mengikuti lomba gerak jalan.

Baca Juga: Ikuti Rakor Mendagri, Bupati Klungkung Dorong OPD Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Bersih

Saat melintas di jalur Amlapura-Denpasar, kondisi lalu lintas di lokasi sedang padat sehingga korban mengurangi kecepatan kendaraannya.

Kesempatan itu dimanfaatkan pelaku. Seorang pria yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba mendekati korban dari arah belakang, lalu dengan cepat menarik kalung yang dikenakan korban sebelum melarikan diri.

Korban sempat berteriak meminta pertolongan dan berusaha mengejar pelaku hingga kawasan Pertigaan Padangbai.

Baca Juga: Masa Jabatan Kasek Dibtasai Dua Periode, Bangli Kesulitan Terapkan Aturan Baru

Upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena pelaku berhasil menghilang.

Kasi Humas Polres Karangasem Ipda I Nengah Artono mengatakan, setelah kehilangan jejak pelaku, korban mendatangi saudaranya yang berjualan di sekitar Pertigaan Padangbai untuk menceritakan kejadian tersebut.

Baca Juga: Nany Widjaja Wajib Pertanggungjawabkan Rp 21,4 miliar Uang Perusahaan

Selanjutnya korban melaporkan kasus itu ke Polsek Manggis. “Korban sempat melakukan pengejaran hingga ke Pertigaan Padangbai, namun pelaku berhasil lolos. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan,” ujar Artono, Rabu (5/8/2026).

Polisi telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak.

Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp15 juta.

“Kami sudah melakukan olah TKP dan penyelidikan masih terus berlangsung. Mudah-mudahan pelaku segera dapat diungkap,” tandas Artono. (*)

 

 

 

Editor : I Made Mertawan
karangasem jambret kalung emas