Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah Warga di Jembrana, Kerugian Rp50 Juta

Gede Riantory Warmadewa • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 07:28 WIB
Kondisi rumah warga di Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana usai diamuk si jago merah, Rabu (5/8/2026). (Ist)

 
Kondisi rumah warga di Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana usai diamuk si jago merah, Rabu (5/8/2026). (Ist)  

BALIEXPRESS.ID – Sebuah rumah milik warga di Banjar Ketiman, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, dilalap si jago merah, Rabu (5/8/2026).

Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan mengakibatkan kerugian material sekitar Rp50 juta.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.40 Wita. Rumah yang terbakar diketahui milik I Ketut Sumerta.

Baca Juga: Waspada Jambret di Karangasem! Kalung Emas Pengendara Motor Dirampas saat Lalu Lintas Padat

Kapolsek Melaya, Kompol I Putu Suarmadi, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, dugaan sementara kebakaran dipicu hubungan arus pendek listrik.

“Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.40 Wita. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya.

Suarmadi menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, kepulan asap pertama kali terlihat berasal dari bagian atas rumah korban.

Baca Juga: Ikuti Rakor Mendagri, Bupati Klungkung Dorong OPD Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Bersih

Sebelum api membesar, saksi yang sedang berada di teras rumah sempat mendengar suara letupan kecil.

Melihat asap semakin tebal, saksi segera berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Baca Juga: Nany Widjaja Wajib Pertanggungjawabkan Rp 21,4 miliar Uang Perusahaan

Warga kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun kobaran api dengan cepat membesar sehingga petugas pemadam kebakaran segera dihubungi.

Sekitar pukul 12.50 Wita, personel Pemadam Kebakaran Kabupaten Jembrana tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Setelah hampir satu jam berjibaku dengan kobaran api, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sekitar pukul 13.50 Wita.

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah barang berharga milik korban hangus terbakar, di antaranya satu unit spring bed, lemari kayu, uang tunai sebesar Rp500 ribu yang disimpan di dalam lemari, satu unit kulkas satu pintu, serta satu unit televisi.

Selain menghanguskan berbagai perabot rumah tangga, api juga merusak bangunan rumah berukuran sekitar 9 x 6 meter beserta sebagian besar isinya. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.

“Api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan rumah warga lainnya,” pungkas Suarmadi. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
Jembrana 1 korsleting listrik kebakaran