BALIEXPRESS.ID – Francisco Alves Godino, Mitra Driver di Bali, viral karena konsisten mewajibkan penumpang menggunakan helm, bahkan rela kehilangan order demi menjaga keselamatan penumpang, resmi ditunjuk sebagai Duta Berkendara Aman Gojek. Penunjukan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus bagian dari upaya Gojek memperkuat budaya keselamatan berkendara di kalangan Mitra Driver.
Head of Driver Operations Gojek Bambang AW mengatakan bahwa Alves menunjukkan bahwa keselamatan berkendara bukan sekedar aturan, melainkan tanggung jawab dalam setiap perjalanan.
“Kami sangat mengapresiasi konsistensi Alves dalam memastikan keselamatan berkendara. Kami ingin setiap Mitra Driver yakin bahwa ketika mereka mengambil keputusan yang benar demi keselamatan, Gojek akan berdiri bersama mereka. Jika pembatalan perjalanan dilakukan karena penumpang menolak mengikuti prosedur keselamatan, kami akan melakukan peninjauan agar Mitra yang mengutamakan keselamatan tidak dirugikan. Apa yang dilakukan Alves adalah teladan bahwa keselamatan harus selalu didahulukan,” ujar Bambang.
Sebagai Duta Berkendara Aman Gojek, Alves berperan untuk berbagi pengalaman, praktik baik, dan pesan keselamatan kepada sesama Mitra Driver melalui media sosial.
“Penetapan Alves bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga upaya mengajak semakin banyak Mitra Driver dan Pelanggan menjadikan keselamatan berkendara sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan,” lanjut Bambang.
Gojek terus mendorong budaya berkendara aman melalui pelatihan keselamatan berkendara, edukasi di aplikasi Gojek Driver (Tips Pintar), serta pengingat berkelanjutan mengenai pentingnya mematuhi prosedur keselamatan.
Bagi Alves, keputusan untuk selalu mewajibkan penumpang menggunakan helm berangkat dari rasa tanggung jawab sejak bergabung sebagai Mitra Driver Gojek pada 2019.
“Setelah bergabung dengan Gojek, saya membawa orang lain di atas motor. Karena itu, saya merasa bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan setiap penumpang yang saya bawa,” ujar Alves.
Prinsip tersebut membuatnya memilih untuk tidak melanjutkan perjalanan apabila penumpang menolak menggunakan helm.
“Saya lebih memilih kehilangan satu order, daripadamengambil risiko terhadap keselamatan penumpang maupun diri saya sendiri,” tegasnya.
Melalui penetapan Alves sebagai Duta Berkendara Aman, Gojek berharap pesan keselamatan dapat menjangkau semakin banyak Mitra Driver dan konsumen. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat dan wisatawan di Bali, kolaborasi seluruh pihak dalam mematuhi prosedur keselamatan menjadi pondasi penting untuk menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan bertanggung jawab.
Editor : Iqbal Kurnia