Pasar Rakyat PKK di Jembrana Catat Transaksi Rp672,7 Juta, UMKM Lokal Ketiban Berkah

Gede Riantory Warmadewa • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 07:04 WIB
Pasar rakyat PKK Jembrana yang digelar di areal Gedung Kesenian Bung Karno. (ist)
Pasar rakyat PKK Jembrana yang digelar di areal Gedung Kesenian Bung Karno. (ist)

 

BALIEXPRESS.ID – Pelaksanaan Pasar Rakyat Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali di Kabupaten Jembrana membawa angin segar bagi pelaku usaha lokal. Kegiatan yang digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Jumat (7/8), tersebut mencatat nilai transaksi mencapai Rp672.733.200.

Nilai transaksi tersebut berasal dari sektor pertanian sebesar Rp294.699.500, Industri Kecil Menengah (IKM) Rp210.514.700, serta sektor kuliner Rp167.519.000.

Pasar rakyat tersebut melibatkan sedikitnya 115 peserta dari berbagai sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta IKM lokal. Tingginya transaksi selama kegiatan dinilai menjadi sinyal positif bagi geliat ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat eksistensi produk unggulan daerah.

Kegiatan secara resmi ditutup Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana, Ny. drg. Ani Setiawarini Kembang Hartawan. Ia menyambut positif capaian transaksi tersebut.

Menurutnya, Pasar Rakyat PKK tidak sekadar menjadi ruang promosi dan pemasaran produk unggulan daerah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi secara langsung kepada masyarakat.

“Pasar Rakyat PKK tidak hanya berfungsi sebagai ajang promosi dan pemasaran produk unggulan daerah, tetapi juga menghadirkan dampak sosial nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menegaskan kegiatan tersebut merupakan wujud kolaborasi antara TP PKK Provinsi Bali dan Kabupaten Jembrana dalam mendorong pemanfaatan serta pemasaran produk lokal.

Ia mengajak masyarakat Bali untuk semakin bangga menggunakan produk yang dihasilkan daerah sendiri. Menurutnya, kualitas komoditas pertanian, peternakan, dan perikanan Bali tidak kalah dengan produk dari luar daerah.

“Apa yang dihasilkan di Bali sebaiknya dinikmati semaksimal mungkin untuk Bali. Jangan sampai produk kita dijual ke luar, sementara kita justru lebih bangga membeli produk dari luar,” ujarnya.

Putri menilai penggunaan produk lokal penting untuk menjaga agar perputaran uang dan aktivitas ekonomi tetap berlangsung di Bali. Dengan demikian, manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha daerah.

Di sisi lain, Ketua Panitia Pasar Rakyat Jembrana yang juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Jembrana, Drs. Gede Sujana, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat selama kegiatan memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal.

Menurutnya, partisipasi masyarakat tidak hanya membuat kegiatan berlangsung meriah, tetapi juga mendorong transaksi dan aktivitas bisnis para pelaku usaha Jembrana.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh lapisan masyarakat Jembrana atas dukungan luar biasa. Kami berharap momentum ini dapat terus menggerakkan perekonomian daerah,” tandasnya.

Dengan capaian transaksi lebih dari Rp672 juta, Pasar Rakyat PKK Jembrana diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi ruang promosi berkelanjutan bagi UMKM dan IKM sekaligus memperluas pasar produk lokal Jembrana.***

Editor : Wiwin Meliana
pasar rakyat jembrana