BALIEXPRESS.ID - Upacara Bendera peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81, Senin (17/8) di Kecamatan Kuta Selatan diwarnai dengan hal yang tidak biasa.
Pasalnya apel di Pulau Peninsula, kawasan The Nusa Dua ini dilakukan dengan membentangkan bendera merah putih raksasa berukuran lebih dari 100 meter persegi.
Tak hanya itu, sejumlah bendera Indonesia juga dipasang dengan membentuk angka 81.
Baca Juga: Peringatan Kemerdekaan RI, Bupati Adi Arnawa Ajak Jajaran Fokus Menuju Indonesia Emas 2045
General Manager The Nusa Dua, Made Agus Dwiatmika menerangkan, apwl peringatan HUT RI sejak tiga tahun terakhir dilaksanakan bersinergi dengan Pemerintah Kecamatan Kuta Selatan.
Selain untuk mengenang jasa pahlawan, menumbuhkan rasa nasionalisme, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, moment ini dinilai dapat memperkuat citra kawasan The Nusa Dua yang inklusif.
Khusus pelaksanaan apel HUT RI ke-81 pihaknya mengaku, melakukan sedikit tambahan atraksi terkait dengan pemasangan bendera besar di helipad.
Selain itu ada juga pemasangan bendera dengan bentuk 81.
“Jadi ini untuk menunjukkan bahwa kita punya semangat yang luar biasa untuk menyambut HUT RI. Kita juga membuat apa, beberapa bendera dengan bentuk 81 jika dilihat dari atas. Jadi ini juga untuk menunjukkan bahwa kita sangat antusias dengan kemerdekaan RI yang ke-81 ini. Banyak PR, banyak tugas, tapi kemeriahan ini kita tidak ingin terlewat begitu saja," ujar Agus Dwiatmika.
Menurutnya, ukuran bendera raksasa ini berukuran lebih dari 100 meter persegi yang disesuaikan dengan luasan Helipad.
Pihaknya pun berkolaborasi dengan beberapa penjahit untuk menjahit bendera dan kemudian melakukan beberapa kali gladi untuk memastikan bendera raksasa terpasang.
Pemasangam bendera dilaksanakan Senin (17/8) pagi tadi sekitar jam 03.30 pagi dan akan dilepas pada sore setelah penurunan bendera.
"Kenapa kita pasang pagi, Karena pertama kita tidak ingin kalau dipasang jauh-jauh hari nanti mungkin kotor. Kedua, kena angin, jadi kemungkinan terlepas," ungkapnya.
Agus Dwiatmika mengaku, banyak tantangan dalam pembentangan bendera tersebut.
Kendala yang terjadi di lapangan adalah angin yang cukup kencang, dan bendera raksasa tidak boleh menyebtuh tanah.
Untuk itu tim di lapangan membuat platform dari kayu untuk menempatkan bendera.
“Biaya pembuatan bendera diakuinya tidaklah banyak, kita berusaha memanfaatkan material yang memang kita miliki. Kecuali kainnya, kalau kainnya kita beli," jelasnya.
Sementara Camat Kuta Selatan, Kadek Laksana mengatakan, semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan tema Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan gotong royong seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan.
Dirinya pun mengapresiasi kemitraan yang terjalin baik dengan ITDC Nusa Dua yang turut mendukung berbagai kegiatan perayaan HUT Kemerdekaan RI di Kecamatan Kuta Selatan.
“Sesuai tema HUT Kemerdekaan ke-81, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu bersatu dan bahu-membahu dalam segala aspek pembangunan. Kami juga sangat mengapresiasi kemitraan yang terjalin baik dengan ITDC Nusa Dua yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan perayaan HUT RI ini,” paparnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga