Doa untuk Siswa SMAN 2 Amlapura Warnai Upacara HUT RI di Karangasem

I Wayan Adi Prabawa • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:23 WIB
I Gede Abdi Cahyanta Wiguna, siswa SMA Negeri 2 Amlapura yang meninggal setelah mengikuti Gerak Jalan 17 Kilometer. (Ist)
I Gede Abdi Cahyanta Wiguna, siswa SMA Negeri 2 Amlapura yang meninggal setelah mengikuti Gerak Jalan 17 Kilometer. (Ist)

BALIEXPRESS.ID- Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Karangasem, Senin (17/8/2026), berlangsung dalam suasana berbeda.

Di tengah upacara di Lapangan Tanah Aron, seluruh peserta diajak sejenak menghentikan aktivitas untuk mendoakan I Gede Abdi Cahyanta Wiguna, siswa SMA Negeri 2 Amlapura yang meninggal setelah mengikuti Gerak Jalan 17 Kilometer.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata usai rangkaian upacara.

Baca Juga: Sukses Kembangkan Potensi Budaya dan Wisata, Desa Sejahtera Astra Bugisan Binaan Astra Dikunjungi Wamen PPPA

Didampingi Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, Ketua DPRD I Wayan Suastika dan Wakil Ketua DPRD I Gusti Agung Dwi Putra, Gus Par mengajak peserta memberikan penghormatan kepada almarhum.

Suasana lapangan yang sebelumnya dipenuhi rangkaian peringatan kemerdekaan mendadak hening. Peserta upacara menundukkan kepala dan berdoa sesuai agama serta keyakinan masing-masing.

Gus Par menyampaikan, kepergian Abdi menjadi kabar duka bagi keluarga besar SMA Negeri 2 Amlapura maupun masyarakat Karangasem.

Baca Juga: Discovery Kartika Plaza Hotel Bali Hadirkan “Rasa Nusantara” di HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Terlebih, remaja tersebut meninggal saat sedang mengikuti salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan.

“Kita bersama-sama mendoakan semoga almarhum mendapat tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Gus Par.

Baca Juga: 81 Tahun Indonesia Merdeka, Ini 8 Kontribusi Nyata BRI untuk Negeri

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Abdi. Menurutnya, musibah tersebut menjadi duka bersama sehingga seluruh masyarakat diharapkan ikut memberikan dukungan moril kepada keluarga yang sedang berduka.

Doa bersama itu menjadi salah satu momen paling mengharukan dalam upacara kemerdekaan tahun ini.

Kibaran bendera Merah Putih dan suasana peringatan kemerdekaan seketika dibalut keheningan untuk mengenang Abdi.

Abdi diketahui meninggal dunia setelah mengikuti Gerak Jalan 17 Kilometer. Langkahnya terhenti sebelum mencapai garis finis. Jenazahnya dimakamkan bertepatan dengan momentum HUT Kemerdekaan RI. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
doa bersama hari kemerdekaan karangasem