BALIEXPRESS.ID - Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa kuat di Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Berbagai kegiatan digelar selama beberapa hari dengan melibatkan seluruh desa di wilayah tersebut. Tahun ini, Desa Kemenuh dipercaya menjadi tuan rumah rangkaian perayaan yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.
Plt Camat Sukawati, I Wayan Parmadi, mengatakan peringatan HUT RI tahun ini diisi dengan beragam kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mampu mempererat hubungan antarwarga dan perangkat desa. Beberapa agenda yang digelar antara lain lomba karaoke lagu pop Bali, jalan sehat, donor darah, hingga kegiatan kenegaraan pada puncak peringatan 17 Agustus.
“Untuk HUT RI ke-81 ini, kami mengadakan beberapa kegiatan. Yang pertama ada lomba karaoke kategori pria dan wanita yang pesertanya berasal dari perwakilan desa-desa di Kecamatan Sukawati,” ujar Parmadi usai resepsi HUT RI di Desa Kemenuh, Senin (17/8) malam.
Lomba karaoke yang berlangsung pada 14–15 Agustus 2026 di Wantilan Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, menjadi salah satu agenda yang paling menarik perhatian masyarakat. Kategori pria diikuti oleh unsur pemerintah desa, sedangkan kategori wanita diikuti perwakilan Karang Taruna atau Sekaa Teruna Teruni (STT) dari masing-masing desa.
Baca Juga: Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Suasana kompetisi berlangsung meriah. Para peserta tampil percaya diri membawakan lagu-lagu pop Bali terbaik mereka di hadapan para juri dan penonton. Dari hasil penilaian, Desa Sukawati berhasil meraih Juara I kategori wanita, sementara Juara I kategori pria diraih oleh perwakilan Desa Ketewel.
Kemeriahan berlanjut pada Minggu (16/8) melalui kegiatan jalan sehat dan donor darah. Jalan sehat yang dipusatkan di Lapangan Hanoman, Desa Kemenuh, diikuti berbagai kalangan masyarakat. Pada hari yang sama juga dilaksanakan pengukuhan anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Sukawati yang akan bertugas pada upacara peringatan kemerdekaan.
Puncak peringatan berlangsung pada Senin (17/8) dengan pelaksanaan upacara penaikan dan penurunan bendera Merah Putih. Tidak hanya itu, masyarakat juga disuguhkan berbagai hiburan, seperti penampilan Tari Pusparesti yang dibawakan kelompok lansia serta senam massal yang melibatkan kader PKK Desa Kemenuh. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan resepsi dan makan bersama di Wantilan Pura Dalem Medahan.
Menurut Parmadi, pelaksanaan peringatan HUT RI tingkat kecamatan secara bergilir antar desa merupakan tradisi yang telah berjalan sejak beberapa tahun terakhir. Sistem tersebut dinilai efektif untuk memberikan kesempatan kepada setiap desa menjadi tuan rumah sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tingkat kecamatan.
“Program ini sudah berjalan sejak camat sebelumnya. Setiap tahun kita bergilir antar desa, namun tetap mempertimbangkan ketersediaan lapangan dan fasilitas yang memadai untuk pelaksanaan kegiatan,” jelasnya.
Ia menambahkan, suksesnya pelaksanaan kegiatan di Desa Kemenuh tidak terlepas dari dukungan Muspika Sukawati, Pemerintah Desa Kemenuh, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat yang terlibat. Sinergi tersebut menjadi kunci sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan aman, lancar, dan meriah.
Ke depan, pihak kecamatan berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam peringatan HUT RI tahun ini dapat terus dipertahankan. Penentuan tuan rumah berikutnya akan dibahas bersama para kepala desa melalui forum koordinasi, dengan tetap mempertimbangkan kesiapan sarana dan prasarana yang dimiliki masing-masing desa. Dengan konsep bergilir ini, perayaan kemerdekaan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan dan gotong royong masyarakat Sukawati.*
Sumber : adegrantika