Amor ing Acintya! 2 Hari Hilang, Pria 63 Tahun Ditemukan Meninggal Dekat Kuburan Manduang Klungkung

I Made Mertawan • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:36 WIB
Polisi mengevakuasi jenazah I Ketut Tambun, 63, warga Dusun Sangging, Desa Akah, Kecamatan Klungkung, Sabtu (22/8/2026). (Humas Polres Klungkung)
Polisi mengevakuasi jenazah I Ketut Tambun, 63, warga Dusun Sangging, Desa Akah, Kecamatan Klungkung, Sabtu (22/8/2026). (Humas Polres Klungkung)

BALIEXPRESS.ID- Pencarian terhadap I Ketut Tambun, warga Dusun Sangging, Desa Akah, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung berakhir duka.

Pria berusia 63 tahun tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah jalan setapak di sebelah timur Kuburan Tinon, Desa Adat Manduang, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.

Tambun sebelumnya dilaporkan tidak pulang setelah pamit pergi ke sawah pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca Juga: 108 Tim Anak Muda Kejar Mimpi Jadi Juara, BRI Youth Champions League 2026 Hadirkan Pengembangan Tale

Keluarga yang khawatir kemudian melakukan pencarian sejak malam hari.

Anak korban, I Wayan Suartika, 44, sempat mendatangi lokasi sawah pada Kamis malam.

Keberadaan ayahnya tidak ditemukan. Suartika kemudian menduga korban kemungkinan menginap di rumah kerabat.

Baca Juga: Sentuhan Rumah BUMN BRI Antar Keripik Pisang Lokal Tembus Malaysia dan Hong Kong

Pencarian kembali dilakukan keluarga pada Jumat (21/8/2026) sore. Sejumlah lokasi yang biasa didatangi korban disisir, tetapi pencarian belum membuahkan hasil.

Kabar mengenai keberadaan korban baru diterima Suartika pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 Wita.

Baca Juga: Puluhan Layangan Biota Laut hiasi Langit Pantai Pererenan Dalam Event Mereren Festival 2026

Istrinya memberitahukan bahwa ada warga yang menemukan seseorang di sekitar Kuburan Tinon.

”Mendapatkan informasi tersebut, anak korban mendatangi lokasi. Sesampainya di TKP, anak korban melihat korban dalam posisi tengkurap dan sudah meninggal dunia,” kata Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa.

Temuan itu selanjutnya dilaporkan kepada Polsek Klungkung. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 11.30 Wita dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Klungkung untuk proses evakuasi.

Tim BPBD tiba sekitar pukul 12.22 Wita. Jenazah kemudian dievakuasi dari lokasi dan dibawa ke RSUD Kabupaten Klungkung untuk menjalani pemeriksaan medis.

Dari keterangan keluarga, korban tidak memiliki riwayat penyakit kronis. Sebelum pergi ke sawah, korban juga disebut tidak sempat mengeluhkan kondisi kesehatan tertentu.

“Terkait penyebab pasti meninggalnya korban, belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari RSUD Klungkung,” terang Dewa Alit. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
Sumber : Radar Bali
pamit ke sawah tewas dekat kuburan klungkung