BALIEXPRESS.ID– Pameran Semarak Jembrana 2026 resmi dibuka di Area Parkir Kantor Bupati Jembrana, Jumat (14/8). Pembukaan tersebut sekaligus menandai dimulainya rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-131 Kota Negara yang dikemas dalam Festival Semarak Jembrana 2026.
Pameran yang mengusung konsep interaktif tersebut berlangsung selama 10 hari, mulai 14 hingga 23 Agustus 2026. Beragam potensi daerah ditampilkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kerajinan tangan, kuliner khas Jembrana, ekonomi kreatif, hingga layanan job fair untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.
Pembukaan Pameran Semarak Jembrana 2026 dihadiri Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan didampingi Ibu drg. Ani Setiawarini, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tokoh masyarakat.
Selain menghadirkan berbagai produk dan layanan, pameran juga dimeriahkan dengan pertunjukan kesenian tradisional serta penampilan musisi lokal Jembrana. Konsep interaktif menjadi salah satu pembeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Pengunjung tidak hanya melihat produk yang dipamerkan, tetapi juga dapat menyaksikan berbagai aktivitas secara langsung, seperti live cooking, live mural dan live painting, live photography, serta live vlogger.
Pada hari pertama pembukaan, pengunjung bahkan dapat menikmati sajian jajanan tradisional khas Jembrana melalui kegiatan live cooking. Panitia menyajikan Bendu dan Laklak yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang hadir.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan, Pameran Semarak Jembrana menjadi wadah strategis untuk mempertemukan karya dan produk masyarakat dengan pasar yang lebih luas.
“Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha lokal dapat memperkenalkan produknya, membangun jejaring, serta membuka peluang kerja sama. Kita berharap peringatan HUT ke-131 Kota Negara ini tidak hanya berhenti pada seremonial, tetapi mampu menggerakkan perekonomian rakyat,” ujar Kembang Hartawan.
Dia juga mengajak masyarakat untuk ikut mendukung keberadaan pelaku usaha lokal dengan membeli dan menggunakan produk-produk buatan masyarakat Jembrana. Selain itu, apresiasi juga disampaikan kepada para seniman, komunitas, dan generasi muda yang terus menghasilkan karya kreatif.
Menurut Kembang Hartawan, Pameran Semarak Jembrana 2026 tidak hanya berorientasi pada penguatan sektor ekonomi dan industri kreatif. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat pelestarian identitas budaya daerah.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Jembrana juga secara resmi mencanangkan penggunaan maskot flora Cepaka Putih dalam berbusana adat Bali.
“Pada kesempatan ini, kita sekaligus mencanangkan penggunaan maskot Cepaka Putih dalam berbusana adat Bali. Pencanangan ini menjadi salah satu langkah untuk memperkenalkan Cepaka Putih secara lebih luas dan menjadikannya semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda,” imbuhnya.
Dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung selama 10 hari, Festival Semarak Jembrana 2026 dipastikan menjadi salah satu agenda pesta rakyat di Kabupaten Jembrana. Selain pameran UMKM, kegiatan juga diisi berbagai kompetisi, pertunjukan seni dan budaya, kegiatan olahraga, serta hiburan bagi masyarakat.
Pemkab Jembrana berharap seluruh rangkaian kegiatan tidak hanya menjadi hiburan masyarakat dalam momentum HUT ke-131 Kota Negara, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap promosi potensi daerah, penguatan ekonomi lokal, serta pelestarian budaya Jembrana. (tor)
Editor : Wiwin Meliana