Seniman Cilik Jembrana Unjuk Kebolehan di Lomba Gong Kebyar, Bupati Kembang: Saya Sangat Bangga

I Gde Riantory Warmadewa • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 06:54 WIB
Lomba Gong Kebyar Anak-Anak di Panggung Arda Candra Pura Jagatnatha Jembrana. (ist)
Lomba Gong Kebyar Anak-Anak di Panggung Arda Candra Pura Jagatnatha Jembrana. (ist)

 

BALIEXPRESS.ID– Panggung Arda Candra Pura Jagatnatha menjadi ruang unjuk kreativitas para seniman cilik Kabupaten Jembrana dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang berlangsung 16–19 Agustus 2026.

Ajang tersebut digelar untuk memeriahkan HUT Kota Negara ke-131 sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Para generasi muda Jembrana menunjukkan kepiawaian dalam memadukan tabuh gong kebyar dengan gerak tari tradisional Bali.

Lomba diikuti perwakilan sekaa dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana. Para peserta tampil percaya diri di atas panggung dengan membawakan permainan gong kebyar dan tarian Bali yang dikemas dengan kreativitas masing-masing.

Penampilan para seniman cilik tersebut dinilai langsung oleh dewan juri profesional yang terdiri atas tiga seniman tabuh dan tari dari Jembrana, Tabanan, dan Gianyar. Penilaian mencakup berbagai aspek kemampuan peserta dalam menyajikan tabuh maupun tari.

Antusiasme masyarakat Bumi Mekepung juga terlihat tinggi. Panggung terbuka Pura Jagatnatha dipadati warga yang datang memberikan dukungan kepada sekaa gong kebyar anak-anak dari kecamatan masing-masing.

Suasana perlombaan semakin semarak dengan kehadiran Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama jajaran Forkopimda dan pejabat Pemkab Jembrana. Mereka turut menyaksikan penampilan para peserta sekaligus memberikan dukungan dan semangat kepada generasi muda yang tampil di atas panggung.

Bupati Kembang Hartawan menyampaikan apresiasi terhadap semangat dan kreativitas para peserta. Menurutnya, ajang tersebut menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga keberlanjutan seni dan budaya Bali, khususnya di Kabupaten Jembrana.

“Saya sangat bangga melihat semangat serta kreativitas anak-anak yang tampil luar biasa di panggung ini. Semoga melalui ajang ini, lahir bakat-bakat seniman muda yang handal dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Jembrana di masa depan,” ujar Bupati Kembang.

Dia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya daerah sejak dini.

Selain menjadi ajang kompetisi, Lomba Gong Kebyar Anak-Anak juga menjadi sarana regenerasi seniman tradisional. Keterlibatan anak-anak dalam kesenian gong kebyar diharapkan mampu memastikan warisan budaya tersebut tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman. (tor)

 

Editor : Wiwin Meliana
gong kebyar pementasan jembrana