Pembinaan Catin, Kemenag Gianyar Tekankan Keluarga Harmonis dan Bebas Narkoba

Putu Agus Adegrantika • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:05 WIB
PEMBINAAN : Pembinaan catin di Payangan. 
PEMBINAAN : Pembinaan catin di Payangan. 
 
BALIEXPRESS.ID – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gianyar terus memperkuat pembinaan keluarga melalui kegiatan bimbingan bagi calon pengantin (catin). Kali ini, pembinaan diberikan kepada pasangan calon pengantin I Nyoman Setya Pranata dan Ni Komang Sri Darmayanti di Banjar Lebah, Desa Adat Bukian, Kecamatan Payangan, Kamis (27/8).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Hindu Kemenag Gianyar, I Made Marjana, bersama Satgas Anti Narkoba Ida Bagus Putu Wiadnyana Manuaba. Pembinaan juga mendapat dukungan dan pendampingan dari Bendesa Adat Lebah.

Dalam pembinaan tersebut, calon pengantin diberikan pemahaman mengenai tujuan perkawinan menurut ajaran Hindu, termasuk pentingnya membangun rumah tangga yang dilandasi nilai-nilai dharma, saling menghormati, dan tanggung jawab bersama. Materi yang disampaikan tidak hanya menyentuh aspek keagamaan, tetapi juga penguatan karakter keluarga agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern.

Baca Juga: Sekjen ATR/BPN Jelaskan Tiga Transformasi untuk Percepat Layanan Pertanahan kepada Masyarakat

Penyuluh Agama Hindu I Made Marjana menjelaskan bahwa pembinaan catin merupakan bagian dari tugas dan fungsi penyuluh dalam memberikan bimbingan langsung kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, pasangan yang akan memasuki kehidupan berumah tangga diharapkan memiliki bekal yang cukup untuk membangun keluarga yang harmonis, sejahtera, dan bahagia.

“Perkawinan bukan hanya menyatukan dua individu, tetapi juga membangun komitmen untuk menjalani kehidupan bersama berdasarkan nilai-nilai agama dan moral. Karena itu, pemahaman sejak awal sangat penting agar keluarga yang terbentuk nantinya mampu menjadi keluarga yang berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Satgas Anti Narkoba Ida Bagus Putu Wiadnyana Manuaba turut memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak keharmonisan keluarga. Ia mengingatkan agar pasangan muda memiliki komitmen kuat untuk menjauhi narkoba dan menjadi teladan di lingkungan masyarakat.

"Keluarga merupakan benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika. Dengan membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan berlandaskan nilai agama, potensi terjadinya penyalahgunaan narkoba dapat diminimalkan, " tegasnya. 

Kegiatan pembinaan berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari pasangan calon pengantin maupun masyarakat setempat. Kehadiran penyuluh agama dan Satgas Anti Narkoba dinilai memberikan wawasan yang bermanfaat sebagai bekal memasuki kehidupan rumah tangga.

Melalui pembinaan ini, Kemenag Gianyar berharap pasangan calon pengantin tidak hanya siap secara administrasi dan adat, tetapi juga matang secara spiritual, mental, dan sosial sehingga mampu mewujudkan keluarga sukinah, harmonis, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika. *
Editor : Putu Agus Adegrantika
Sumber : adegrantika
catin kemenag