Kisah Perjalanan Putu Arya Suarnata: Pernah Angkut Kotak Suara, Kini Jadi Komisioner KPU Buleleng

I Putu Mardika • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 14:53 WIB
Komisioner KPU Buleleng, Putu Arya Suarnata (ist)
Komisioner KPU Buleleng, Putu Arya Suarnata (ist)

BALIEXPRESS.ID-Perjalanan Putu Arya Suarnata menjadi Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng periode 2023–2028 merupakan kisah panjang tentang proses, kesempatan, kerja keras, dan pengabdian.

Berasal dari Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, salah satu bagian menarik dalam perjalanan Arya adalah pengalamannya di KPU Buleleng. Pada 2012–2014, jauh sebelum menjadi anggota penyelenggara pemilu, ia pernah bekerja sebagai tenaga pembantu di Kantor KPU Kabupaten Buleleng. Saat itu, ia menjalankan pekerjaan teknis di lapangan, termasuk membantu mengangkut kotak suara.

Pengalaman tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi Arya, pekerjaan itu justru menjadi salah satu sekolah penting dalam memahami penyelenggaraan pemilu dari tingkat paling dasar.

“Pengalaman dari yang sangat sederhana, membantu pekerjaan teknis termasuk mengangkut kotak suara. Dari sana lumayan sih banyak belajar bahwa setiap pekerjaan memiliki nilai dan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Arya Suarnata.

Menurutnya, dari pekerjaan teknis tersebut ia memahami bahwa penyelenggaraan pemilu membutuhkan ketelitian, kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab. Bahkan, saat itu ia belum pernah membayangkan akan kembali ke institusi yang sama dengan tanggung jawab yang jauh lebih besar.

Perjalanan pendidikan turut membentuk dirinya. Arya menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 2 Banyupoh, kemudian SMP Negeri 1 Seririt dan SMA Negeri 1 Gerokgak. Pendidikan tinggi ditempuh melalui S1 di STKIP Agama Hindu Singaraja, kemudian melanjutkan S2 Ilmu Pendidikan di Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar.

Selain pendidikan formal, pengalaman organisasi menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter Arya. Ia pernah aktif dalam Sekaa Teruna, Karang Taruna, Generasi Muda Lintas Agama, Peradah Indonesia, KMHDI, hingga KNPI Kabupaten Buleleng. Dari berbagai organisasi tersebut, ia belajar berkomunikasi, membangun jejaring, bekerja dalam tim, menghadapi perbedaan, hingga mengambil keputusan.

“Bagi saya, organisasi adalah sekolah kehidupan. Di organisasi saya belajar berbicara sekaligus mendengarkan, menyampaikan gagasan sekaligus menghargai pendapat orang lain. Saya juga belajar memimpin, tetapi sekaligus belajar menjadi bagian dari sebuah tim,” katanya.

Sebelum kembali ke dunia kepemiluan, Arya juga mengabdikan diri sekitar sembilan tahun sebagai Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng. Pengalaman tersebut memperkuat pemahamannya mengenai administrasi, pelayanan, kedisiplinan, komunikasi, tata kerja pemerintahan, serta pentingnya menjaga kepercayaan dan integritas.

Titik balik terjadi pada 2022 ketika Arya berani mengikuti seleksi Anggota KPU Kabupaten Buleleng. Pengalaman bekerja di KPU, aktivitas organisasi, pendidikan, serta pengabdian sebagai PPNPN menjadi bekal dalam menghadapi proses seleksi yang panjang dan ketat. Setelah melalui seluruh tahapan, ia akhirnya dinyatakan lulus dan dipercaya menjadi Anggota KPU Kabupaten Buleleng periode 2023–2028.

Kini Arya mengemban tanggung jawab pada Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia. Ia memandang tugas tersebut sebagai ruang pengabdian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya partisipasi dalam demokrasi.

“Menjadi Komisioner KPU di Buleleng bagi saya adalah amanah dan kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan. Setiap kesempatan harus dijalani dengan sungguh-sungguh, setiap pengalaman harus dijadikan pembelajaran, dan setiap amanah harus dijalankan dengan integritas,” tegasnya.

Bagi Arya, perjalanan dari Banyupoh, menjadi tenaga pembantu yang pernah mengangkut kotak suara, hingga dipercaya menjadi Anggota KPU Buleleng merupakan bukti bahwa tidak ada proses yang sia-sia.

“Selama kita mau bekerja, belajar, menjaga integritas, membangun hubungan yang baik dengan orang lain, dan berani mengambil kesempatan, selalu ada kemungkinan untuk tumbuh menjadi lebih baik,” pungkasnya. (dik)

 Keterangan foto

Komisioner KPU Buleleng, Putu Arya Suarnata (ist)

Editor : I Putu Mardika
Putu Arya Suarnata pemilu KPU Buleleng