OTK Rusak Kantor PDAM Kintamani Malam Hari, Dua Pot dan Kaca Jendela Pecah

I Made Mertawan • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 21:07 WIB
Polisi memasang police line di Kantor PDAM Unit Kintamani. (Ist)
Polisi memasang police line di Kantor PDAM Unit Kintamani. (Ist)

BALIEXPRESS.ID- Aksi perusakan terjadi di kantor Perumda Tirta Danu Arta (PDAM) Unit Kintamani yang berlokasi di Desa Batur.

Kejadian tersebut telah dilaporkan ke Polsek Kintamani sesaat setelah peristiwa terjadi.

Kepala Unit PDAM Kintamani Nengah Badra mengatakan perusakan oleh orang tak dikenal (OTK) itu terjadi pada Rabu (2/9/2026) malam.

Baca Juga: Nampah Dandan Beling di Tenganan, Upaya Mencegah Kasus Hamil di Luar Nikah

Dua pot bunga rusak diduga karena dibanting. Selain itu, sejumlah kaca jendela juga pecah.

“Kaca ini diduga dilempar menggunakan pecahan pot bunga,” kata Badra, Jumat (4/9/2026).

Badra mendapat laporan kejadian sekitar pukul 22.05 Wita dari rekanan pekerja lapangan yang tidur di bagian belakang kantor.

Baca Juga: Peringati Tumpek Uye, Disperpa Badung Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Rekanan tersebut tiba-tiba mendengar suara kaca pecah. Saat keluar untuk melihat kondisi, dua orang yang dicurigai sebagai pelaku terlihat sudah berada di jalan raya dan meninggalkan lokasi.

Ciri-ciri kedua orang tersebut tidak dapat dipastikan karena kondisi gelap dan cuaca berkabut.

Baca Juga: Wamen Ossy Rapat Kerja Bersama Baleg DPR RI Bahas Penyusunan RUU Reforma Agraria

Sementara itu, kamera CCTV hanya terpasang di dalam ruangan. Saksi hanya memastikan pelaku diduga berjumlah dua orang dan keduanya laki-laki.

Mereka dengan mudah masuk ke area kantor karena lokasi tersebut tidak memiliki pagar. “Sudah langsung dilaporkan ke Polsek malam itu,” jelasnya.

Sebelum kejadian, Badra menegaskan tidak ada persoalan serius dengan pelanggan maupun pihak lainnya.

Keluhan pelanggan terkait gangguan pasokan air, yang selama ini biasa terjadi, juga langsung ditindaklanjuti petugas di lapangan.

Kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian. Aparat dari Polsek Kintamani telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan sempat memasang garis polisi.

“Masih lidik,” kata Kapolsek Kintamani Kompol I Made Dwi Puja Rimbawa. (*)

Editor : I Made Mertawan
Kintamani perusakan PDAM Bangli