Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Denpasar Perluas Perlindungan Pekerja

Rika Riyanti • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 14:22 WIB
HARPELNAS: Peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 dimanfaatkan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar untuk memperkuat pelayanan
HARPELNAS: Peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 dimanfaatkan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar untuk memperkuat pelayanan

 

BALIEXPRESS.ID – Peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 dimanfaatkan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar untuk memperkuat pelayanan sekaligus mendorong semakin banyak pekerja mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Harpelnas yang diperingati serentak pada Jumat (4/9) menjadi kesempatan bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk mendekatkan layanan kepada peserta.

Momentum tersebut sekaligus digunakan untuk memastikan manfaat program jaminan sosial dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh pekerja dan keluarganya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar, Adventus Edison Souhuwat, mengatakan Harpelnas menjadi bagian penting dalam membangun hubungan dan menjaga kepercayaan peserta terhadap layanan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Baca Juga: Langgar Aturan Penyaluran BBM Subsidi, 237 SPBU Disanksi Pertamina, 105 Ada di Bali

“Momentum Hari Pelanggan Nasional ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memastikan perlindungan dapat dirasakan secara optimal, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi peserta maupun keluarganya,” ujarnya di Denpasar dalam keterangan tertulisnya.

Upaya meningkatkan kualitas pelayanan dilakukan melalui sejumlah akses, baik secara langsung di kantor cabang maupun melalui kanal layanan digital.

Dengan berbagai pilihan tersebut, peserta diharapkan dapat memperoleh informasi maupun pelayanan secara lebih mudah, cepat, dan sesuai kebutuhan.

Tak hanya berfokus pada pelayanan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar juga menjadikan momentum Harpelnas 2026 untuk memperluas kepesertaan.

Salah satu sasaran yang terus didorong adalah pekerja sektor informal atau Bukan Penerima Upah (BPU), termasuk yang berada dalam ekosistem usaha perusahaan.

"Semakin luas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, maka semakin kuat pula fondasi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan ekonomi daerah," kata Adventus Edison Souhuwat

Dalam memperluas perlindungan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menggandeng Pemerintah Kota Denpasar dan mendapat dukungan dari dunia usaha maupun pemberi kerja di wilayah tersebut.

“Adventus Edison Souhuwat menjelaskan BPJS Ketenagakerjaan telah berkolaborasi dengan PemerintahKota Denpasar memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang juga tentunya didukung penuh oleh dunia usaha atau para pemberi kerja di Kota Denpasar," ucapnya.

Kolaborasi tersebut turut berdampak terhadap peningkatan cakupan kepesertaan. Hingga Juli 2026, Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Kota Denpasar tercatat mencapai 51,73 persen.

Baca Juga: Rocky Gerung Ungkap 3 Makna Tanah di Kuliah Umum STPN: Bukan Sekadar Milik Negara

Angka itu meningkat dibandingkan capaian pada triwulan sebelumnya yang berada di level 49,13 persen.

Pada periode tersebut, sebanyak 196.716 pekerja telah memperoleh perlindungan dari total sasaran peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kota Denpasar sebanyak 380.277 pekerja berdasarkan data Bapenas.

"Capaian ini tentu bukan semata-mata hasil kerja BPJS Ketenagakerjaan. Di balik angka tersebut terdapat komitmen pemerintah, kepedulian badan usaha, dan kontribusi seluruh pihak yang terus memastikan pekerja mendapatkan perlindungan," paparnya.

Adventus menegaskan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan tidak sebatas memberikan jaminan ketika pekerja menghadapi risiko.

Baca Juga: Tak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu

Program tersebut juga diarahkan untuk menjaga keberlangsungan kehidupan pekerja dan keluarganya.

“Perlindungan yang kami berikan memiliki tujuan yang lebih luas, yaitu menjaga keberlangsungan kehidupan pekerja dan keluarganya. Kami berharap manfaat yang diterima dapat memberikan rasa aman sekaligus menjadi dorongan bagi peserta maupun ahli waris untuk terus bangkit, produktif, dan mandiri secara ekonomi,” terangnya.

Melalui Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang humanis, memperluas cakupan kepesertaan, serta memperkuat perlindungan bagi pekerja dan keluarganya.

Semangat tersebut diwujudkan melalui kemudahan akses layanan, perlindungan ketika peserta menghadapi risiko pekerjaan, hingga upaya mendorong keberdayaan ekonomi keluarga peserta.

“Hari Pelanggan Nasional adalah momentum untuk mendengar lebih dekat, untuk mendapatkan masukan langsung dari peserta, sehingga ke depan kami mampu melayani dengan lebih baik lagi, dan tentu saja menghadirkan rasa aman bagi pekerja. Semoga pengalaman yang baik melalui kisah-kisah nyata perlindungan sosial ketenagakerjaan terus menjadi bagian dari kebahagiaan masyarakat Indonesia,” tutupnya.

Suasana pelayanan di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar selama Harpelnas juga dibuat lebih nyaman.

Baca Juga: Nusron di Depan 500 Taruna STPN: Tradisi Dialektika Berpikir Tidak Boleh Mati di Mana pun Berada

Peserta yang datang mendapatkan suguhan jajanan ringan dan kopi sembari menunggu ataupun menjalani proses pelayanan, sehingga pengalaman mengurus layanan JHT di kantor tersebut terasa lebih menyenangkan.(***)

Editor : Rika Riyanti
bali jaminan sosial bpjs ketenagakerjaan harpelnas