BALIEXPRESS.ID - Pembatalan dan penyesuaian kembali penerbangan dari Denpasar - Jakarta memberikan dampak terhadap penumpang di Terminal Tipe A Mengwi.
Jumlah penumpang pun mengalami lonjakan drastis dibandingkan hari biasa, setelah adanya erupsi Gunung Anak Krakatau.
Bahkan peningkatan jumlah penumpang tercatat mencapai 34 persen.
Baca Juga: Mahasiswa Lintas Fakultas Unud Ciptakan AZOCALM, Terapi Panas yang Bisa Dipakai Berulang
Kepala Wilayah Satuan Penanganan Terminal Tipe A Mengwi, I Dewa Gede Tantara Tesa Putra mengatakan, akibat pembatalan penerbangan memang berdampak pada penumpang di Terminal Mengwi.
Bahkan peningkatan penumpang terjadi mencapai 34 persen dari 7 September 2026.
"Jadi peningkatan penumpang kemarin 34 persen dan armada meningkat 11 persen. Bahkan rata-rata tujuan ke Jakarta," ujar Dewa Tantara, Selasa (8/9).
Baca Juga: Mutasi 4 ASN di Lingkungan Bapenda, BKPSDM Badung Pastikan Sesuai Kebutuhan
Pihaknya menyebutkan, jumlah penumpang pada Senin 7 September 2026 mencapai 2.200 penumpang.
Angka itu pun meningkat dari 1.600 sampai 1.900 penumpang pada hari biasa.
"Kalau saat ini pada pukul 16.00 wita baru di angka 1.100 penumpang. Data ini belum berakhir, karena keberangkatan bus masih ada sampai malam," ungkapnya.
Baca Juga: DLHK Badung Minta Pengelola TPS3R Cemagi Lakukan Perbaikan, Buntut Dugaan Mencemari Lingkungan
Dalam peningkatan penumpang tersebut, Dewa Tantara menerangkan, jumlah bus Antar Kota dan Antar Provinsi (AKAP) tujuan Jakarta juga meningkat.
Jika pada hari biasa ada 7-9 armada, namun karena pembatalan penerbangan melonjak menjadi 12 bus.
"Kita di Terminal Mengwi tetap melayani semaksimal mungkin untuk para penumpang. Bahkan jika pada momen-momen tertentu jika membutuhkan bus yang lebih banyak, kita rutin lakukan koordinasi dengan Perusahaan Otobus," paparnya.
Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, setiap keberangkatan bus di Terminal Mengwi pasti dilakukan pengecekan rutin untuk memastikan keselamatan penumpang.
Selain itu juga dilakukan Ramcek rutin pada bus yang sudah tercatat di Terminal Mengwi.
"Kita pastikan bus yang masuk dari terminal aman untuk ditumpangi, karena sudah kita lakukan ramcheck berkala dan pengecekan rutin saat akan berangkat dari terminal Mengwi," imbuhnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga