Dua Pendaki Tersesat di Gunung Agung Karangasem Ditemukan di Jurang Ketinggian 2.000 Mdpl

I Wayan Adi Prabawa • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 06:36 WIB
Proses evakuasi Piqri Zaenal Abidin dan Lorenzo Regiraldo Tawang yang tersesat di Gunung Agung, Karangasem, Rabu (9/9/2026). (Ist)
Proses evakuasi Piqri Zaenal Abidin dan Lorenzo Regiraldo Tawang yang tersesat di Gunung Agung, Karangasem, Rabu (9/9/2026). (Ist)

BALIEXPRESS.ID - Dua pendaki yang dilaporkan tersesat saat turun dari Gunung Agung, Karangasem, ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi selamat, Rabu (9/9/2026).

Keduanya ditemukan di kawasan jurang pada jalur sungai dengan ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Kedua pendaki tersebut yakni Piqri Zaenal Abidin dan Lorenzo Regiraldo Tawang. Sebelumnya, mereka dilaporkan kehilangan arah saat turun melalui jalur Pura Pasar Agung, Kecamatan Selat, setelah melakukan pendakian sejak Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 02.00 Wita.

Baca Juga: Syrco BASÈ Evolusikan Tasting Menu Andalan, Hadirkan Terbaik dari Bali di setiap Sajian

Informasi pendaki tersesat diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada Rabu sekitar pukul 08.25 Wita.

Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem kemudian bergerak bersama unsur SAR lainnya untuk melakukan pencarian.

Dalam pencarian, tim sempat menemukan tongkat milik salah satu pendaki di sekitar ketinggian 2.854 mdpl.

Baca Juga: Pemerintah Perkuat Investasi dan Stabilitas Keuangan untuk Jaga Ekonomi Indonesia

Temuan tersebut menjadi salah satu petunjuk bagi tim untuk mempersempit area pencarian.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem Putu Handika Bhayangkara mengatakan, kedua pendaki akhirnya ditemukan sekitar pukul 13.30 Wita.

Baca Juga: Pemerintah Tegaskan Keracunan MBG Bisa Berujung Pidana

Keduanya ditemukan di ketinggian sekitar 2.000 mdpl, tepatnya di kawasan jurang pada jalur sungai.

“Sudah ditemukan pukul 13.30 Wita di ketinggian sekitar 2.000 mdpl, di jurang jalur sungai. Saat ini masih proses evakuasi ke bawah,” ujar Putu Handika.

Proses evakuasi dilakukan tim SAR gabungan dengan mempertimbangkan kondisi medan Gunung Agung yang terjal dan berada di kawasan hutan.

Setelah melalui proses evakuasi, kedua pendaki akhirnya tiba di Pos Pasar Agung sekitar pukul 16.45 Wita.

Keduanya tiba dalam kondisi selamat dan hanya mengalami kelelahan. Setelah sampai di Pos Pasar Agung, kedua pendaki langsung mendapatkan penanganan medis dari petugas Puskesmas Selat. "Saat ini target sudah dijemput oleh rekannya dan menuju Denpasar," tandasnya.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, di antaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, BPBD Karangasem, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Polsek Selat, Damkar Karangasem, Puskesmas Selat, pemandu lokal KUPS Pasar Agung, serta rekan korban. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
Pendaki Tersesat gunung agung karangasem