BALIEXPRESS.ID – Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika berencana menggelar rapat dengan tiga perusahaan daerah (perusda).
Ketiganya adalah BPR Bank Daerah Bangli, Perumda Tirta Danu Arta (PDAM) serta Perseroda Bhukti Mukti Bhakti (BMB).
Suastika mengatakan rapat kerja akan digelar secara simultan. Komisi III akan ditugaskan untuk mendalami kondisi ketiga perusda tersebut, terutama terkait kinerja dan kontribusinya kepada pemerintah daerah.
Baca Juga: Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026
“Perusda bagian dari pemerintah. Ada rencana rapat kerja secara simultan. Nanti saya tugaskan Komisi III untuk itu," kata Suastika.
Dari tiga perusda, Bank Daerah dinilai telah memberikan kontribusi. Bank itu telah menyetorkan dividen kepada pemerintah daerah. Bahkan, jumlah yang disetor disebut sudah melebihi modal yang diberikan Pemkab Bangli.
“Malah di Bank Daerah, jumlah dividen yang disetor ke Pemda melebihi modal setor yang kita berikan," jelas Suastika.
Baca Juga: Pelimpahan Tahap Satu Kasus Juwuk Legi Segera Dilakukan Setelah Proses Rekonstruksi
Sementara itu, PDAM Bangli masih mempersiapkan langkah untuk dapat memberikan dividen kepada pemerintah daerah. Kondisi ini akan menjadi bahan pembahasan Komisi III.
DPRD ingin mengetahui berbagai hal yang perlu diperkuat agar PDAM dapat meningkatkan kontribusinya.
Baca Juga: Chef Syrco Bakker membuktikan bahwa terkadang langkah paling berani adalah tahu kapan harus menahan
“Kalau PDAM memang belum ada setoran. Apa persoalannya nanti didalami Komisi III," sebutnya.
Perkembangan BMB juga menjadi perhatian DPRD Bangli. Perusahaan tersebut mulai menunjukkan pemulihan.
Saat ini, BMB terus berupaya memperkuat kondisi perusahaan dan mengembangkan usahanya.
“BMB juga baru mulai bangkit, sama sekali tidak ada setoran. BMB untuk menghidupi dirinya saja baru bangkit," ungkap politikus PDIP ini.
Suastika mendorong BMB untuk terus mengembangkan usahanya. Menurutnya, diperlukan kajian bisnis untuk menentukan arah perusahaan. Konsep pengelolaan juga perlu diperjelas.
Suastika mengatakan Perusda yang sehat dapat memberikan manfaat lebih luas. Salah satunya melalui kontribusi terhadap PAD. Perusda juga dapat menggerakkan ekonomi dan menyerap tenaga kerja.
“Kalau perusda itu sehat bisa menopang PAD. Selain itu pergerakan ekonomi, ada tenaga kerja yang terserap," pungkasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan