Dinas Sosial Bangli Terima Bayi Laki-Laki Telantar dari Polres, Begini Kondisinya

I Made Mertawan • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 07:12 WIB
Direktur RSUD Bangli dr. I Dewa Oka Darsana, Sp.An menggendong bayi telantar sebelum diserahkan ke Dinas Sosial Bangli, Kamis (10/9/2026). (ist)
Direktur RSUD Bangli dr. I Dewa Oka Darsana, Sp.An menggendong bayi telantar sebelum diserahkan ke Dinas Sosial Bangli, Kamis (10/9/2026). (ist)

BALIEXPRESS.ID – Dinas Sosial Kabupaten Bangli menerima seorang bayi laki-laki telantar dari Polres Bangli.

Bayi tersebut sebelumnya disebut-sebut ditemukan di Desa Songan, Kecamatan Kintamani.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Bangli I Wayan Jimat membenarkan pihaknya menerima bayi tersebut.

Baca Juga: Menembus Medan Berat Sebatik, Kisah AO PNM Dampingi Pengusaha Rumput Laut Tumbuh Bersama Holding UMi

Bayi diserahkan oleh Polres Bangli setelah berada di RSUD Bangli pada Senin (7/9/2026) sore.

Jimat mengatakan, pihaknya tidak berani memastikan asal-usul bayi tersebut. Penyerahan dilakukan disertai surat keterangan telantar dari kepolisian.

"Kami menerima bayi setelah di rumah sakit dari Polres lengkap dengan surat keterangan terlantar, iya kami terima karena itu kewajiban kami terhadap anak telantar," jelas Jimat, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga: UNMAS Denpasar Kantongi Izin Prodi Doktor Hukum, Perkuat Kiprah Pendidikan Tinggi Hukum di Bali

Setelah diterima, bayi yang diberi nama Bayu tersebut masih harus menjalani perawatan di RSUD Bangli karena kondisinya membutuhkan penanganan medis.

Bayu baru dinyatakan pulih dan diperbolehkan pulang pada kemarin. "Selama di rumah sakit, kami sebagai penanggung jawab. Setelah pulang, kami serahkan ke Dinas Sosial Provinsi karena memang seperti itu prosedurnya," katanya.

Baca Juga: Menavigasi Era Modern dengan Relevansi Kepemimpinan Hindu

Dikonfirmasi terpisah, Direktur RSUD Bangli dr. I Dewa Oka Darsana, Sp.An, mengatakan bayi tersebut masuk ke RSUD Bangli pada Senin lalu.

Bayi itu merupakan rujukan dari Puskesmas Kintamani V.  Berdasarkan hasil pemeriksaan medis harus menjalani rawat inap.

Bayi yang diperkirakan lahir pada Agustus lalu itu datang dengan riwayat sempat mengalami kondisi kebiruan sejak dua hari sebelum dirujuk.

Selain itu, bayi mengalami muntah sejak tiga hari dan sesak napas yang semakin memberat pada hari dirujuk.

"Kondisi saat tiba di IGD RSUD tidak menunjukkan tanda kebiruan," kata Oka Darsana.

Setelah beberapa hari menjalani perawatan, bayi tersebut dinyatakan pulih dan dilakukan serah terima dengan Dinsos Bangli. "Tadi sampun serah terima dengan Dinas Sosial," kata Oka Darsana.

Pihak Polres Bangli belum memberikan keterangan detail soal bayi telantar tersebut. Informasi yang dirangkum Bali Express (Jawa Pos Group), bayi itu ditemukan seorang warga Songan di depan rumahnya pada Senin (31/8/2026), namun baru dilaporkan sepekan berikutnya. (*)

Editor : I Made Mertawan
bayi telantar RSUD Bangli bangli