Korsleting Diduga Picu Kebakaran, Rumah Kontrakan di Karangasem Ludes  

I Wayan Adi Prabawa • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 08:33 WIB
Rumah kontrakan di Desa Abang, Kecamatan Abang, Karangasem, mengalami kebakaran, Kamis (10/9/2026). (Ist)
Rumah kontrakan di Desa Abang, Kecamatan Abang, Karangasem, mengalami kebakaran, Kamis (10/9/2026). (Ist)

BALIEXPRESS.ID - Kobaran api menghanguskan sebuah rumah kontrakan di Desa Abang, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Kamis (10/9/2026) petang.

Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, namun bangunan beserta seluruh isinya nyaris tidak tersisa.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30 Wita. Saat api mulai membesar, rumah yang berada di tepi jalan tersebut sedang tidak berpenghuni karena penyewanya masih bekerja.

Baca Juga: Bupati Badung Apresiasi Pandangan Umum Fraksi DPRD Terkait Perubahan APBD 2026

Kepala Desa Abang I Nyoman Sutirtayana mengatakan, rumah itu merupakan milik I Ketut Kamasan dan selama ini disewa oleh seorang petugas provider.

Warga sekitar yang melihat api kemudian berupaya meminta bantuan dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

“Yang ngontrak rumah tersebut tidak ada di rumah, karena belum pulang dari bekerja. Jadi saat kejadian dalam keadaan kosong,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Klungkung Kucurkan Rp3,8 Miliar untuk Jalan Kutampi-Ponjok Nusa Penida

Petugas Damkartan Karangasem tiba di lokasi dengan mengerahkan empat armada dan 14 personel.

Upaya pemadaman dilakukan menggunakan sekitar 10 ribu liter air hingga api berhasil dikendalikan.

Baca Juga: 20 Tahun Berlalu, Penyungsung Pura Tuluk Biyu Batur Kembali Gelar Madewasraya

Sutirtayana menuturkan, api sempat membesar dengan cepat karena melalap bagian dalam bangunan.

Kondisi rumah yang berdekatan dengan bangunan lain juga membuat proses pemadaman harus dilakukan secepat mungkin agar api tidak menjalar.

Rumah yang memiliki tiga kamar itu mengalami kerusakan parah. Sejumlah peralatan milik penyewa, termasuk kabel dan perangkat wifi, ikut terbakar.

Dari informasi sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Nilai kerusakan dan barang yang terbakar ditaksir mencapai sekitar Rp 150 juta. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
korsleting listrik karangasem kebakaran