Dua Wisatawan Meninggal Beruntun, DPRD Dorong Pengawasan di Nusa Penida

I Wayan Adi Prabawa • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 07:45 WIB
Anggota DPRD Klungkung I Wayan Suarta. (Ist)
Anggota DPRD Klungkung I Wayan Suarta. (Ist)

BALIEXPRESS.ID - Pariwisata Nusa Penida, Kabupaten Klungkung saat ini sedang menjadi perhatian.

Tidak hanya ramainya kunjungan wisatawan, namun belakangan beberapa insiden terjadi, bahkan sampai merenggut nyawa.

Tercatat dalam dua hari beruntun terdapat dua wisatawan yang meninggal dunia di objek wisata wilayah kepulauan di Kabupaten Klungkung tersebut.

Baca Juga: Minibus Elf Angkut 18 Wisatawan Hangus Terbakar di Baturiti Tabanan

Kasus pertama terjadi, pada Sabtu (12/9/2026). Seorang wisatawan asal Australia bernama Cronin Brianna Lani ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dari tebing kawasan Kelingking Beach di Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida.

Sehari kemudian, wisatawan asal Inggris meninggal dunia setelah mengalami musibah saat berenang di kawasan Crystal Bay, Banjar Penida, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Minggu (13/9/2026) sore. Ia mengalami musibah saat berenang di kawasan tersebut.

Situasi itu pun mendapat perhatian Anggota DPRD asal Nusa Penida I Wayan Suarta. Menurutnya, dengan ramainya kunjungan wisatawan ke wilayah tersebut harus dibarengi dengan pengawasan supaya tidak adanya korban jiwa. "Kejadian seperti ini tidak hanya sekali terjadi, bahkan sering," ujarnya.

Baca Juga: Misteri Nelayan Jembrana Berakhir Tragis, Jenazah Ditemukan Terkubur di Banyuwangi

Dengan demikian, ia pun mendorong pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

"Pengawasan dilakukan secara maksimal lah. Lifeguard dimaksimalkan," tandas Anggota Komisi II tersebut.

Di sisi lain, Anggota DPRD Klungkung dari Fraksi Gerindra ini melihat proses evakuasi yang dilakukan selama ini di kawasan Kelingking Beach cukup ekstrem.

Untuk memperlancar proses tersebut atau bahkan meminimalisir adanya insiden, ia mendorong agar lift kaca bisa dioperasikan.

"Jadi dengan demikian maka proses evakuasi bisa cepat dilakukan," terangnya. (*)

 

 

 

 

 

Editor : I Made Mertawan
Wisatawan Meninggal nusa penida DPRD KLUNGKUNG