BALIEXPRESS. ID - Perjalanan karier I Dewa Gede Agus Priana Putra atau yang akrab disapa Dewa Priana menjadi gambaran tentang bagaimana pengalaman di berbagai bidang dapat membentuk karakter dan kesiapan seseorang dalam menjalankan pengabdian. Berasal dari Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Bali, Dewa Priana kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Subbagian Umum Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan (IMK) Singaraja.
Sebelum menapaki karier sebagai aparatur sipil negara (ASN), Dewa Priana telah melewati sejumlah fase yang turut memperkaya pengalaman profesionalnya. Ia merupakan alumni Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, yang kini dikenal sebagai Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
"Sarjananya, alumni IHDN Denpasar jurusan Penerangan Agama Hindu. Sementara Magister juga di IHDN yang kini menjadi UHN," jelasnya, Selasa (15/9).
Semasa menjadi mahasiswa, jiwa kepemimpinannya mulai terasah melalui keterlibatannya dalam organisasi Resimen Mahasiswa (Menwa). Dewa Priana bahkan dipercaya menjabat sebagai Komandan Menwa IHDN Denpasar periode 2011/2012.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan hidupnya. Menjadi seorang komandan Menwa tidak hanya menuntut kemampuan memimpin, tetapi juga kedisiplinan, tanggung jawab, ketegasan, serta kemampuan bekerja sama dalam sebuah organisasi.
Baca Juga: Guru Agama Hindu Kurang, Wali Kelas di SDN 4 Panji Rangkap Mengajar
Selepas dari dunia kampus, Dewa Priana sempat menekuni dunia jurnalistik. Ia pernah bekerja sebagai wartawan televisi, sebuah profesi yang menuntut kepekaan terhadap berbagai persoalan masyarakat. "Profesi itu juga sekaligus memerlukan kemampuan berkomunikasi dan bekerja di tengah dinamika lapangan, " imbuh Dewa Priana.
Pengalaman di dunia media tersebut menjadi bekal tersendiri. Berhadapan dengan narasumber, menggali informasi, menyusun berita, hingga bekerja dengan tenggat waktu membentuk kemampuan adaptasi dan komunikasi yang kemudian berguna dalam perjalanan karier berikutnya.
Langkah kariernya kemudian berlanjut ke dunia birokrasi. Dewa Priana menjadi ASN di lingkungan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, Kementerian Agama Republik Indonesia (Ditjen Bimas Hindu Kemenag RI).
Di lingkungan pemerintahan, pengalaman organisasi dan jurnalistik yang pernah dijalaninya menjadi bagian dari perjalanan profesional yang terus berkembang. Dari dunia kampus, organisasi kepemudaan, media, hingga birokrasi, setiap fase memberikan pengalaman berbeda yang membentuk perspektifnya dalam menjalankan tugas.
Kini, amanah baru kembali dipercayakan kepadanya. Dewa Priana dilantik sebagai Kasubbag Umum Fakultas Dharma Acarya IMK Singaraja.
Posisi tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan pengabdiannya. Sebagai bagian dari unsur tata kelola fakultas, tugas yang diemban tidak hanya berkaitan dengan urusan administrasi, tetapi juga mendukung kelancaran pelayanan dan penyelenggaraan aktivitas akademik di lingkungan fakultas.
Perjalanan Dewa Priana menunjukkan bahwa karier tidak selalu berjalan dalam satu garis lurus. Pengalaman sebagai mahasiswa, pemimpin organisasi, wartawan televisi, hingga ASN menjadi rangkaian perjalanan yang saling melengkapi.
Baca Juga: Wuling Kumala Resmi Buka Dealer Sanur, Dekatkan Layanan Penjualan dan Servis di Denpasar
Dari Tabanan, ia menapaki perjalanan panjang hingga kini dipercaya mengambil bagian dalam pengelolaan lembaga pendidikan di Singaraja. Amanah sebagai Kasubbag Umum Fakultas Dharma Acarya IMK Singaraja sekaligus menjadi ruang baru baginya untuk melanjutkan pengabdian, membawa pengalaman yang telah dikumpulkan dari berbagai dunia yang pernah digelutinya. (ade)
Editor : Putu Agus AdegrantikaSumber : adegrantika