BALIEXPRESS.ID- Kebakaran menghanguskan rumah tinggal milik seorang warga Banjar Dauh Siyong, Desa Lumbung, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan.
Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian materiil mencapai Rp 700 juta.
Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Wiwik Endrayani, ketika dihubungi Rabu (16/9/2026) membenarkan kejadian tersebut.
Wiwik menjelaskan peristiwa bahwa kebakaran tersebut terjadi pada Selasa (15/9/2026) lalu sekitar pukul 18.45 Wita.
Baca Juga: Susahnya Menjaga Rumput Alun-Alun Bangli Tetap Hijau, Larangan Bermain Tak Digubris
“Peristiwa kebakaran terjadi pada selasa petang lalu, petugas piket mendapat laporan dari masyarakat mengenai adanya kebakaran tersebut sekitar pukul 19.30 Wita,” jelasnya.
Dari keterangan saksi, diterangkan Wiwik, saat kebakaran terjadi pemilik rumah yang bernama Nyoman Sukaria,61, tidak ada di rumah.
Korban bersama dengan keluarganya sedang berbelanja ke Pasar Senggol Suraberata.
Baca Juga: Pembangunan Sasana Budaya Bangli Berlanjut, Nilai Proyek Rp14,95 Miliar
Sebelum pergi ke pasar, pemilik rumah sempat melakukan persembahyangan di kamar suci miliknya.
Saat berada di Pasar Senggol Suraberata, sekitar pukul 18.40 Wita, korban dihubungi oleh kerabatnya yang mengabarkan bahwa rumahnya sudah terbakar.
Baca Juga: InJourney Hospitality Raih Enam Penghargaan BTA 2026
“Mendengar informasi tersebut, korban beserta keluarganya bergegas pulang dan sesampai nya di rumah korban sudah mendapati rumahnya dalam keadaan terbakar dan banyak warga sedang berusaha memadamkan api dengan alat seadanya,” jelasnya.
Sekitar pukul 19.45 Wita, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 Wita dan kondisi rumah saat itu dikatakan Wiwik sudah hangus terbakar tanpa menyisakan apapun.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian di lokasi kejadian, diketahui korban mengalami kerugian akibat kebakaran tersebut sekitar Rp700 juta.
Kerugian cukup besar karena yang terbakar bukan saja bangunan rumah. Perhiasan, uang tunai sebesar Rp33 juta dan surat-surat berharga yang disimpan korban di dalam rumah juga ludes.
Terkait penyebab kebakaran, Wiwik menyebutkan hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. (*)
Editor : I Made Mertawan