BALIEXPRESS.ID- Kebakaran menghanguskan satu unit bangunan rumah tinggal di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 21.00 Wita.
Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Wiwik Endrayani, mengatakan kebakaran malam itu menghanguskan seluruh bangunan rumah milik Marsum,45.
“Kebakaran terjadi pada Rabu malam, upaya pemadaman dilakukan oleh warga dan satu unit mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian sekitar 30 menit setelah petugas menerima laporan dari masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga: Pemprov Bali Beri Keringanan, Tunggakan Pajak Kendaraan di Atas Dua Tahun Cukup Bayar Dua Tahun
Disebutkan Wiwik, proses pemadaman api di lokasi kejadian cukup sulit, karena lokasi rumah berada di jauh di dalam gang yang cukup sempit.
Mobil pemadam kebakaran tidak bisa langsung menuju lokasi kebakaran. “Karena itu, dalam proses pemadaman api ini, petugas menggunakan selang yang cukup panjang, dan proses tersebut memakan waktu cukup lama,” lanjutnya.
Adapun kronologi kebakaran, dipaparkan Wiwik dari keterangan saksi di lokasi kejadian menjelaskan bahwa sebelum kebakaran menghanguskan rumah korban, tetangganya yang bernama Lestio Wahyudi melihat ada kobaran api dari kamar depan rumah tersebut.
Baca Juga: Warga Binaan Lapas Tabanan Belajar Bahasa Inggris, Bangun Percaya Diri
Saksi Lestio langsung berteriak meminta tolong untuk memadamkan api tersebut. “Warga pun berdatangan dan membantu proses pemadaman api dengan menggunakan alat seadanya sambil menunggu mobil pemadam tiba,” lanjut Wiwik.
Setelah beberapa saat, akhirnya mobil pemadam pun tiba di lokasi kejadian, namun karena lokasi rumah korban berada jauh di dalam gang, maka proses distribusi air untuk memadamkan api memakan waktu cukup lama.
Baca Juga: Sempat Batuk sebelum Diving, WNA Malaysia Meninggal Dunia di Nusa Penida
Akhirnya setelah satu jam proses pemadaman api dan dilanjutkan dengan proses pendinginan, akhirnya api yang menghanguskan rumah Marsum yang berprofesi sebagai pedagang tersebut bisa dipadamkan.
“Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan menembus angka Rp250 juta. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan petugas, diketahui penyebab kebakaran karena adanya konsleting arus Listrik,” tambah Wiwik. (*)
Editor : I Made Mertawan