BALIEXPRESS.ID - Perhelatan Pemilihan Perbekel (Pilkel) di Desa Tojan, Klungkung belum bisa ditentukan.
Persoalannya, hingga penutupan proses pendaftaran lanjutan, tidak ada tambahan calon di desa tersebut.
Saat ini hanya terdapat satu calon di desa tersebut, yakni I Wayan Suastawa yang notabene adalah petahana.
Baca Juga: Paham Seluk-beluk Tower, Teknisi BTS Diduga Curi Baterai Rp24 Juta di Jembrana
Panitia pelaksanaan Pilkel dan BPD setempat melaksanakan musyawarah terkait perhelatan demokrasi tersebut.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Klungkung Ida Bagus Ketut Mas Ananda membenarkan hal tersebut ketika dikonfirmasi, Jumat (18/9/2026).
Hingga saat ini, pihaknya belum mengetahui hasil dari musyawarah tersebut. "Nanti saya informasikan terkait hasilnya," ujarnya.
Baca Juga: Armada Pemadam Kebakaran Tak Kunjung Standby di Kintamani, Carles Minta Pemerintah Lebih Peka
Dalam musyawarah tersebut bisa menghasilkan keputusan antara Pilkel dilanjutkan dengan melawan kotak kosong atau akan dilaksanakan di tahun berikutnya dengan desa lain.
Sementara Desa Kampung Gelgel yang sebelumnya juga mendapat satu calon, kini sudah bertambah. Sehingga pelaksanaan Pilkel bisa dilanjutkan.
Baca Juga: Bali United Pinjamkan Komang Ananta Krisna ke Klub Pegadaian Championship untuk Tambah Jam Terbang
"Desa Kampung Gelgel sudah pecah telur. Ada yang mendaftar lagi saat masa pertambahan masa pendaftaran," tandasnya.
Perpanjangan masa pendaftaran tahap II dilaksanakan dari tanggal 3-17 September. Apabila hingga proses tersebut tidak ada tambahan calon, maka akan dilakukan proses musyawarah antara BPD dan panitia. (*)
Editor : I Made Mertawan